Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Rayhan Hannan Optimistis Berikan Yang Terbaik

Rayhan Hannan Optimistis Berikan Yang Terbaik
Gelandang Persija Jakarta, Rayhan Hannan. (Ileague.id)
Kamis, 02 Juli 2026 13:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Gelandang serang Persija Jakarta, Rayhan Hannan, menyambut antusias persaingan Super League musim 2026/2027. Pemain berusia 22 tahun itu bertekad terus memberikan kontribusi terbaik untuk Macan Kemayoran.

Pada musim lalu, Hannan menjadi salah satu pemain yang menunjukkan perkembangan positif bersama Persija. Ia mencatatkan 17 penampilan dengan torehan tiga gol dan satu assist.

Performa Hannan semakin terlihat pada periode akhir kompetisi. Ia dipercaya tampil sebagai starter dalam sembilan pertandingan terakhir, dengan tiga di antaranya dilalui selama 90 menit penuh tanpa tergantikan.

Perjalanan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Hannan untuk terus berkembang dan memberikan dampak lebih besar bagi tim. Baginya, hasil akhir memang menjadi tujuan, tetapi proses melalui kerja keras di setiap latihan dan pertandingan menjadi hal yang berada dalam kendalinya.

“Saya selalu optimistis untuk memberikan yang terbaik. Pada akhirnya kami tidak bisa menentukan hasil, tetapi yang bisa kami tentukan adalah kerja keras di lapangan dan usaha untuk meraih kemenangan,” kata Hannan.

Terkait kesempatan bermain, Hannan memilih untuk tidak terlalu memikirkan keputusan pelatih. Baginya, hal terpenting adalah terus mempersiapkan diri dan memberikan kemampuan terbaik setiap kali dipercaya tampil.

“Soal pilihan pelatih, itu bukan sesuatu yang bisa saya kontrol. Jika diberikan kesempatan, saya akan memberikan yang terbaik. Jika belum, saya akan terus bekerja lebih keras lagi,” tuturnya lagi.

Menatap musim depan, Hannan memahami bahwa persaingan antartim akan semakin ketat. Kehadiran pemain diaspora serta legiun asing berkualitas dinilai akan meningkatkan level kompetisi. Di sisi lain, situasi tersebut juga menjadi tantangan positif bagi pemain lokal untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

“Harapannya selalu menjadi yang terbaik. Tidak ada tim yang tidak ingin menjadi juara. Persaingan musim depan pasti akan lebih ketat. Banyak pemain diaspora dan pemain asing dengan kualitas yang lebih baik. Pemain lokal juga pasti ingin terus bersaing dan meningkatkan level permainannya,” ucapnya. ***

wwwwww