Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  SEA Games

Komisi B DPRD DKI Minta KPKP Perkuat Dukungan Urban Farming dan Perikanan Warga

Komisi B DPRD DKI Minta KPKP Perkuat Dukungan Urban Farming dan Perikanan Warga
Legislator DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli. (Ist).
Rabu, 08 Juli 2026 16:51 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Legislator Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta lebih aktif mendukung pengembangan urban farming dan perikanan darat melalui penyediaan sarana serta pemanfaatan sampah organik.

"Saya minta supaya Dinas KPKP bisa lebih aktif. Misalnya bagaimana caranya agar sampah-sampah organik yang banyak itu bisa dimanfaatkan untuk menjadi pakan ikan dan seterusnya," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

‎
‎Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan sederhana yang kerap disampaikan warga, namun belum terpenuhi. Salah satunya adalah penyediaan jaring untuk mendukung kegiatan budidaya ikan maupun urban farming.
‎
‎Menurut Taufik, biaya pengadaan sarana tersebut relatif kecil, tetapi manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Ia menilai fasilitas sederhana justru dapat menjadi faktor penentu keberhasilan warga dalam mengembangkan usaha berbasis ketahanan pangan.
‎
‎"Ada permintaan-permintaan warga yang sebenarnya tidak terlalu mahal. Seperti jaring-jaring, katanya di KPKP tidak ada, yang ada harus dibeli sendiri. Hal-hal kecil seperti itu akhirnya menjadi vital ketika orang mau memelihara ikan atau mengembangkan urban farming," ujarnya.
‎
‎Ia berharap Dinas KPKP dapat segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan tersebut sehingga tidak menjadi kendala bagi masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya perikanan maupun pertanian perkotaan.
‎
‎Taufik optimistis dukungan anggaran yang dibutuhkan tidak besar dibandingkan manfaat yang dapat diperoleh. Menurutnya, jika program urban farming dan perikanan darat warga berhasil, dampaknya akan dirasakan langsung melalui peningkatan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.
‎
‎"Anggarannya saya kira kecil ketika kita akan mendapatkan manfaat yang besar, kalau ternyata warga sukses menjalankan urban farming maupun perikanan darat," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww