Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Korporasi

‎Perawatan IPA Hutan Kota Dimulai 17 Juli, PAM JAYA Imbau Warga Siapkan Cadangan Air

‎Perawatan IPA Hutan Kota Dimulai 17 Juli, PAM JAYA Imbau Warga Siapkan Cadangan Air
IPA Hutan Kota. (Ist).
Jum'at, 17 Juli 2026 18:58 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA- PAM JAYA mengumumkan akan dilakukan pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) mulai Jumat (17/7/2026) hingga Rabu (22/7/2026). Selama proses tersebut, sebanyak 55.272 pelanggan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran air.

‎Perawatan IPA Hutan Kota dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem penyediaan air minum agar tetap optimal dan berkelanjutan. Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM JAYA akan disesuaikan.

‎
‎Wilayah yang terdampak meliputi Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
‎
‎Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, mengatakan perawatan instalasi merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air minum bagi masyarakat dalam jangka panjang.
‎
‎"Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung. Karena itu, kami mengimbau pelanggan untuk menyiapkan cadangan air secukupnya, sementara PAM JAYA juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi," kata Syahrul.
‎
‎Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), Etty Susilowati, menjelaskan bahwa kegiatan perawatan dilakukan untuk memastikan instalasi pengolahan air tetap beroperasi secara optimal, aman, dan menghasilkan air minum sesuai standar kualitas yang diatur dalam Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.
‎
‎"Maintenance ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan instalasi pengolahan air tetap beroperasi secara optimal, aman, dan mampu menghasilkan air minum yang memenuhi standar kualitas. Kami memahami adanya potensi gangguan sementara pada pelayanan selama proses pekerjaan berlangsung. Namun, kegiatan ini telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM JAYA dan PT Jakpro Memiontec Air, dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan kepentingan masyarakat," ujar Etty.
‎
‎Untuk meminimalkan dampak gangguan, PAM JAYA menyiapkan layanan distribusi air bersih gratis menggunakan mobil tangki bagi pelanggan rumah tangga maupun kebutuhan darurat di fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial. Permintaan bantuan dapat disampaikan melalui Call Center PAM JAYA di 1500 223.
‎
‎PAM JAYA juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai serta menggunakan air secara hemat selama masa perawatan berlangsung. Pasokan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis (23/7/2026).
‎
‎PAM JAYA menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berharap perawatan ini dapat meningkatkan keandalan layanan air minum sehingga pasokan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga secara optimal di masa mendatang. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, Korporasi, DKI Jakarta
wwwwww