Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Nasional

Usai Kalah dari Argentina, Jude Bellingham 'Mampir' ke Lapas Serang?

Usai Kalah dari Argentina, Jude Bellingham Mampir ke Lapas Serang?
KPLP Lapas Kelas IIA Serang Elieser Indra Kharisma. (Ist)
Sabtu, 18 Juli 2026 18:18 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko

SERANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengemas publikasi kegiatan pembinaan warga binaan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan edukatif.

Melalui akun media sosial resminya, Lapas Kelas IIA Serang mengunggah ilustrasi digital yang menampilkan pesepak bola Inggris Jude Bellingham seolah-olah mengikuti pengajian malam Jumat bersama warga binaan.

Unggahan tersebut dibuat sebagai bagian dari kreativitas visual yang terinspirasi oleh momen Piala Dunia 2026 setelah Inggris tersingkir di babak semifinal.

Dalam keterangan unggahan, dituliskan narasi bahwa Bellingham "mampir ke pengajian di Lapas Serang untuk menenangkan hati" setelah timnya kalah dari Argentina.

Visual tersebut merupakan hasil rekayasa AI dan bukan dokumentasi peristiwa nyata. Adapun kegiatan pengajian yang ditampilkan merupakan aktivitas pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Serang.

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Serang Elieser Indra Kharisma mengatakan pemanfaatan teknologi AI merupakan bagian dari inovasi komunikasi publik agar informasi mengenai program pembinaan lebih mudah diterima masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan informasi yang edukatif dengan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi," papar Elieser, Sabtu (18/7).

"Konten AI ini dibuat untuk menarik perhatian publik terhadap kegiatan pembinaan yang memang rutin dilaksanakan di Lapas Serang, bukan untuk menggambarkan bahwa tokoh tersebut benar-benar hadir," tambahnya.

Menurut dia, inovasi digital menjadi salah satu strategi humas dalam memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif menggunakan media sosial.

"Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa pembinaan kepribadian, seperti pengajian rutin, tetap menjadi bagian penting dari proses pemasyarakatan. Teknologi AI hanya digunakan sebagai media penyampaian pesan agar lebih komunikatif dan menarik," ujarnya.

Dalam unggahan tersebut, sosok Jude Bellingham juga divisualisasikan berbagi mi instan bersama warga binaan sebagai bagian dari narasi kreatif yang dikembangkan tim humas.

Konten tersebut mendapat beragam respons positif dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengapresiasi kreativitas penyajian informasi karena dinilai mampu mengangkat kegiatan pembinaan dengan cara yang lebih segar dan menghibur.

Di sisi lain, sebagian pengguna media sosial sempat mengira visual tersebut merupakan dokumentasi asli, yang menunjukkan pentingnya penjelasan bahwa gambar tersebut adalah hasil rekayasa AI.

Lapas Kelas IIA Serang menilai pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai program pembinaan kepada masyarakat secara lebih luas, tanpa mengurangi substansi kegiatan yang sebenarnya berlangsung di dalam lapas.

Melalui pendekatan tersebut, publik diharapkan semakin memahami bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan hukum, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan pembinaan kepribadian, serta mempersiapkan warga binaan agar siap kembali berperan positif di tengah masyarakat. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Nasional, Banten
wwwwww