Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  Nasional

Menpora Erick Kunjungi PBB, Bahas Lapangan Kerja dan Kesehatan Mental Generasi Muda

Menpora Erick Kunjungi PBB, Bahas Lapangan Kerja dan Kesehatan Mental Generasi Muda
Menpora Erick Thohir saat kunjungan ke Markas PBB. (Kemenpora)
Sabtu, 25 Juli 2026 17:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NEW YORK - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir yang didampingi Duta Besar/Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melakukan kunjungan ke Markas PBB di New York, Amerika Serikat.

Dalam kunjungan tersebut, Menpora Erick bertemu dengan Felipe Paullier, Assistant Secretary-General for Youth Affairs United Nations. Pertemuan ini membahas berbagai isu dan tantangan yang saat ini dihadapi generasi muda di berbagai belahan dunia, sekaligus bertukar pandangan mengenai pendekatan dan program kepemudaan yang relevan dengan kebutuhan mereka.

“Kami berdiskusi terkait berbagai isu kepemudaan di seluruh dunia. Ini menjadi masukan penting bagi kami untuk memastikan program-program kepemudaan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pemuda dan pemudi,” ujar Menpora Erick.

Dari berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Menpora menyebut
Ketersediaan lapangan pekerjaan dan kesehatan mental menjadi dua isu besar yang dirasakan anak muda di berbagai negara.

Menurutnya, kedua persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam merancang program pemberdayaan generasi muda. Terlebih, perubahan dunia yang berlangsung cepat turut memengaruhi masa depan pekerjaan, kehidupan sosial, hingga tekanan yang dihadapi generasi muda.

“Lapangan pekerjaan dan kesehatan mental menjadi dua isu besar yang paling dirasakan pemuda dan pemudi di dunia saat ini. Karena itu, program kepemudaan yang kita jalankan harus tepat sasaran, relevan dengan tantangan yang mereka hadapi, dan benar-benar memberikan dampak,” kata Menpora.

Menpora Erick menegaskan, Kemenpora terus mendorong agar kebijakan kepemudaan tidak sebatas menghadirkan kegiatan, tetapi mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar pembangunan kepemudaan mampu melahirkan generasi Indonesia yang memiliki karakter kuat, daya juang, kepedulian terhadap sesama, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Semangat ini sejalan dengan teladan yang diberikan para tokoh pemuda terdahulu yang bersatu dalam tekad memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, di atas perbedaan suku dan agama.

“Sejak pertama kali memberikan amanah kepada saya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas bahwa kita harus membangun generasi muda Indonesia yang patriotik, gigih dan berempati. Karena itu, setiap program harus memiliki tujuan dan dampak yang jelas bagi masa depan mereka,” ujar Menpora Erick.

Pertemuan dengan Felipe Paullier juga menjadi bagian dari upaya Kemenpora untuk memperluas perspektif dan memperkuat jejaring internasional dalam pembangunan kepemudaan. Menpora menilai Indonesia perlu terus bertukar pengalaman dan praktik terbaik dengan berbagai negara serta lembaga internasional untuk menjawab tantangan generasi muda yang semakin kompleks.

“Pemuda adalah kekuatan masa depan Indonesia. Tugas kita memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang, sekaligus memiliki karakter yang kuat untuk membawa Indonesia semakin maju dan mampu bersaing di tingkat dunia,” pungkasnya. ***

wwwwww