Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Almamater Lima Gelar Aksi Lanjutan Dugaan Alih Fungsi Lahan Taman Potret

Almamater Lima Gelar Aksi Lanjutan Dugaan Alih Fungsi Lahan Taman Potret
Aksi lanjutan jilid III Almamater Lima. (Ist).
Jum'at, 31 Juli 2026 19:35 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
TANGERANG- Aliansi Masyarakat Madani Tangerang Libas Mafia (Almamater Lima) kembali menggelar aksi lanjutan jilid III dengan mengancam menutup paksa seluruh aktivitas komersial di kawasan Skandinavia, Kota Tangerang.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes atas dugaan alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Potret seluas 4.550 meter persegi yang disebut telah dijadikan area komersial.

‎
‎Almamater Lima menilai, pihak manajemen Tangcity tidak kooperatif dalam memberikan penjelasan terkait dugaan penggunaan lahan RTH Taman Potret untuk kepentingan komersial.
‎
‎Almamater Lima menyebut, persoalan itu sudah bergulir melalui aksi jilid I dan II. Bahkan, mediasi juga telah difasilitasi oleh Polres Metro Tangerang Kota melalui Kasat Intelkam Kompol H. Dodi Abdulrohim, S.Sos., M.Krim. Namun, mereka mengklaim belum memperoleh tanggapan maupun klarifikasi dari pihak manajemen Tangcity.
‎
‎Koordinator Aksi Almamater Lima, Djoko Handoko atau yang akrab disapa Djalu mengatakan, sikap manajemen Tangcity dinilai mengabaikan hak publik atas ruang terbuka hijau.
‎
‎"Pihak Manajemen Tangcity telah menunjukkan iktikad buruk dengan tidak kooperatif dan mengabaikan transparansi terkait penggunaan lahan RTH Taman Potret seluas 4.550 meter persegi. Ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan perampasan hak-hak masyarakat Kota Tangerang atas ruang publik," kata Djalu, Jumat (31/7/2026).
‎
‎Ia menegaskan, pihaknya berencana melakukan penutupan paksa terhadap seluruh aktivitas komersial di kawasan Skandinavia apabila tidak ada kejelasan mengenai status lahan tersebut.
‎
‎"Atas nama masyarakat Kota Tangerang, kami akan menutup paksa seluruh aktivitas komersial yang ada di Skandinavia," tegasnya.
‎
‎Dalam aksi lanjutan jilid III tersebut, Almamater Lima menyampaikan tiga tuntutan utama.
‎
‎Pertama, mengecam sikap manajemen Tangcity yang dinilai tidak kooperatif, tertutup, serta tidak memberikan klarifikasi atas dugaan penyerobotan lahan RTH Taman Potret seluas 4.550 meter persegi.
‎
‎Kedua, mendesak agar fungsi lahan RTH Taman Potret dikembalikan sepenuhnya sebagai ruang publik. Selain itu, mereka juga meminta pihak terkait menunjukkan izin pemindahan ruas Kali Cikokol yang disebut berkaitan dengan peruntukan tata ruang Kota Tangerang.
‎
‎Ketiga, mereka mendesak penghentian seluruh operasional dan aktivitas komersial di kawasan Skandinavia hingga terdapat kepastian hukum terkait status lahan dan fungsi RTH tersebut.
‎
‎"Aksi yang kami lakukan hingga hari ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan privatisasi ruang publik. Kami akan terus mengawal persoalan tersebut hingga lahan RTH Taman Potret dikembalikan sesuai peruntukannya," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, Beladiri, Banten
wwwwww