Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Dua Kecelakaan Maut, Pedagang di Luar Pasar Kramat Jati Bakal Ditertibkan

Usai Dua Kecelakaan Maut, Pedagang di Luar Pasar Kramat Jati Bakal Ditertibkan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kamis, 20 Agustus 2026 18:54 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta, pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan. Penataan dilakukan setelah kondisi jalan yang licin di kawasan tersebut kembali memicu kecelakaan hingga menelan korban jiwa.

Pram mengatakan, penertiban pedagang telah dikoordinasikan dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya. Pedagang yang berjualan di luar area pasar dan aktivitasnya berpotensi mengganggu lalu lintas diminta masuk ke dalam area pasar.

‎
‎"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/8/2026).
‎
‎Menurut Pram, penertiban akan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Namun, Pasar Jaya juga diminta terlibat lantaran lokasi tersebut berada dalam area pengelolaan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta itu.
‎
‎"Dan dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya area Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini," ujarnya.
‎
‎Pram menegaskan, penataan diperlukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Pemerintah, kata dia, tidak ingin kondisi jalan yang membahayakan pengguna jalan terus berulang dan menimbulkan korban.
‎
‎"Karena bagaimanapun ini nggak boleh terulang kembali," tegasnya.
‎
‎Sebelumnya, ruas Jalan Raya Bogor di depan Pasar Kramat Jati kembali menjadi lokasi kecelakaan maut. Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, dua kecelakaan terjadi di ruas jalan tersebut yang salah satunya diduga berkaitan dengan kondisi permukaan jalan yang licin.
‎
‎Pada Kamis (30/7/2026), seorang pria berinisial SM (52) tewas dalam kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati, sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara pria yang memboncengnya, SYD (43), mengalami luka-luka.
‎
‎Kecelakaan kembali terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Seorang pelajar berinisial HH, siswa MAN 6 Jakarta Timur, terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya. Saat itu, HH tengah dalam perjalanan untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
‎
‎Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, korban diduga terjatuh akibat permukaan Jalan Raya Bogor yang licin. Pada saat bersamaan, sebuah dump truck Dinas Kebersihan melintas.
‎
‎"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truk Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," ungkap Ojo pada Senin (17/8/2026). ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Olympic, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww