Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
11 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Imbang Lawan PSM di Pramusim, Pieter Huistra Mencoba Berbagai Formasi

Imbang Lawan PSM di Pramusim, Pieter Huistra Mencoba Berbagai Formasi
PSS Slemen bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar dilaga uji coba. (Ileague.id)
Jum'at, 21 Agustus 2026 21:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SLEMAN - PSS Sleman kembali mengasah kesiapan melalui laga uji tanding pramusim sebagai persiapan menuju Super League 2026/2027. Setelah menghadapi Kendal Tornado FC dan Persita Tangerang, tim berjuluk Super Elja kembali menguji kesiapannya dengan menghadapi PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Kamis (20/8/2026) lalu.

Pertandingan dengan intensitas tinggi ini berakhir imbang 1-1. PSM lebih dulu memecah kebuntuan lewat serangan cepat yang berhasil menaklukkan Pedro Caracoci pada menit ke-35.

Tiga menit berselang, PSS berhasil membalas gol melalui Matheus Fornazari menit ke-38 menuntaskan umpan terobosan Gustavo Tocantins.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra menilai laga dengan format 3×40 menit tersebut memberikan kesempatan penting bagi hampir seluruh pemain untuk merasakan menit bermain yang cukup. Kedua tim bermain dengan intensitas tinggi menyajikan banyak duel keras perebutan bola dari kedua tim.

Bagi pelatih asal Belanda hal ini memberikan proyeksi seperti apa persaingan di Super League mendatang.

“Pertandingan lawan PSM ini sangat bermanfaat. Hampir setiap pemain bermain lebih dari 60 hingga 70 menit. Hal itu penting pada tahap persiapan musim seperti sekarang ini. PSM juga memberikan perlawanan yang cukup kuat. Pertandingan ini berlangsung dengan intensitas tinggi. Itulah yang bisa kami harapkan di Super League. Bagus bagi kami merasakan situasi seperti itu sejak pertandingan uji coba pada masa pramusim,” ujarnya.

Pramusim juga menjadi ruang bagi dia dan tim pelatih menguji sejumlah pemain di posisi berbeda. Baginya, fase ini merupakan waktu yang tepat untuk menemukan kemungkinan baru sebelum kompetisi resmi bergulir.

Beberapa pemain muda seperti Aziz, Joseph, Farrel, dan Cloudio turut mendapat kesempatan. Pieter Huistra menilai Cloudio mampu tampil baik meski ditempatkan di luar posisi biasanya.

“Masa pramusim adalah waktu yang tepat untuk melakukan hal tersebut. Saat kompetisi sudah berjalan, akan lebih sulit untuk terlalu banyak melakukan eksperimen. Jadi, pertandingan kali ini menjadi kesempatan yang baik untuk mencoba beberapa hal di sana-sini,” ujar Pieter Huistra.

Tensi tinggi membuat laga uji coba lawan PSM diwarnai sejumlah kartu kuning. Namun, Pieter Huistra melihatnya sebagai bagian dari pertandingan kompetitif. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kedua tim tidak menjalani pertandingan seperti laga persahabatan biasa.

“Harus tetap fokus, siap melakukan tekel, dan bermain dengan kuat. Yang terpenting, semuanya tetap berjalan dalam batas saling menghormati,” jelasnya.

Laga pramusim ini juga menandai debut Melvyn Lorenzen bersama PSS setelah pulih dari cedera ringan. Sementara Christophe Nduwarugira akhirnya dapat bergabung dan tampil setelah proses administrasi rampung.

“Ini pertandingan pertamanya. Sebelumnya dia mengalami sedikit cedera, jadi bagus untuk memberinya kesempatan bermain. Senang juga bisa melihat Chris setelah seluruh proses visanya selesai. Jadi, menyenangkan melihat mereka akhirnya bisa bergabung dan bermain,” pungkasnya. ***

wwwwww