Abaikan Gencatan Senjata, Militer Israel Tewaskan Tiga Petani di Khan Yunis
![]() |
| Ilustrasi keadaan Gaza (net) |
GAZA - Serangan pesawat nirawak (drone) militer Israel di kota Al-Qarara, timur laut Khan Yunis menewaskan tiga warga Palestina dari keluarga yang sama, Jumat (28/8/2026). Ketiga jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Nasser setelah area persimpangan Al-Matahin menjadi target serangan.
Identitas para korban dipastikan merupakan anggota keluarga Abdeen. Saksi mata menyampaikan kepada Quds News Network bahwa korban adalah dua bersaudara beserta sepupunya yang tengah berada di area depan rumah. Di sisi lain, kantor berita WAFA merinci bahwa ketiga korban berprofesi sebagai petani.
Serangan darat dan udara ini memperpanjang daftar pelanggaran kesepakatan yang disepakati sejak 10 Oktober 2025. Sumber medis Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs merawat satu warga sipil yang terluka akibat tembakan kendaraan militer di timur Deir al-Balah, Gaza tengah. Di wilayah selatan Khan Yunis, rentetan tembakan artileri dan gempuran kapal perang Israel dari arah garis pantai terus berlangsung.
Rangkaian insiden ini melanjutkan tembakan artileri dan gempuran udara yang terjadi di berbagai wilayah Gaza, Kamis (27/8/2026). Situasi tempur di lapangan tidak sejalan dengan permintaan Presiden AS Donald Trump yang secara terbuka mendesak penghentian eskalasi.
Trump dalam wawancaranya bersama Fox News, Senin (17/8/2026) secara eksplisit menyampaikan ketidaksetujuannya. "Israel seharusnya tidak melakukan serangan di Gaza," tegasnya.
Pelanggaran militer Israel sejak masa gencatan senjata mencatat lebih dari 1.300 warga sipil tewas serta 4.336 korban luka-luka. Tim relawan terus mengevakuasi ratusan jenazah yang tertimbun reruntuhan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina yang dihimpun hingga Rabu (26/8/2026), akumulasi korban tewas sejak 7 Oktober 2023 mencapai 73.438 jiwa, sementara 174.447 jiwa mengalami luka-luka.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Basket, DKI Jakarta |













