Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Basket

Abaikan Gencatan Senjata, Militer Israel Tewaskan Tiga Petani di Khan Yunis

Abaikan Gencatan Senjata, Militer Israel Tewaskan Tiga Petani di Khan Yunis
Ilustrasi keadaan Gaza (net)
Jum'at, 28 Agustus 2026 19:55 WIB

GAZA - Serangan pesawat nirawak (drone) militer Israel di kota Al-Qarara, timur laut Khan Yunis menewaskan tiga warga Palestina dari keluarga yang sama, Jumat (28/8/2026). Ketiga jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Nasser setelah area persimpangan Al-Matahin menjadi target serangan.

Identitas para korban dipastikan merupakan anggota keluarga Abdeen. Saksi mata menyampaikan kepada Quds News Network bahwa korban adalah dua bersaudara beserta sepupunya yang tengah berada di area depan rumah. Di sisi lain, kantor berita WAFA merinci bahwa ketiga korban berprofesi sebagai petani.

Serangan darat dan udara ini memperpanjang daftar pelanggaran kesepakatan yang disepakati sejak 10 Oktober 2025. Sumber medis Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs merawat satu warga sipil yang terluka akibat tembakan kendaraan militer di timur Deir al-Balah, Gaza tengah. Di wilayah selatan Khan Yunis, rentetan tembakan artileri dan gempuran kapal perang Israel dari arah garis pantai terus berlangsung.

Rangkaian insiden ini melanjutkan tembakan artileri dan gempuran udara yang terjadi di berbagai wilayah Gaza, Kamis (27/8/2026). Situasi tempur di lapangan tidak sejalan dengan permintaan Presiden AS Donald Trump yang secara terbuka mendesak penghentian eskalasi.

Trump dalam wawancaranya bersama Fox News, Senin (17/8/2026) secara eksplisit menyampaikan ketidaksetujuannya. "Israel seharusnya tidak melakukan serangan di Gaza," tegasnya.

Pelanggaran militer Israel sejak masa gencatan senjata mencatat lebih dari 1.300 warga sipil tewas serta 4.336 korban luka-luka. Tim relawan terus mengevakuasi ratusan jenazah yang tertimbun reruntuhan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina yang dihimpun hingga Rabu (26/8/2026), akumulasi korban tewas sejak 7 Oktober 2023 mencapai 73.438 jiwa, sementara 174.447 jiwa mengalami luka-luka.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Basket, DKI Jakarta
wwwwww