Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Awal Manis Mauro Zijlstra dan Strategi Apik Marcos Santos

Awal Manis Mauro Zijlstra dan Strategi Apik Marcos Santos
Pemain Arema FC, Mauro Zijlstra. (Ileague.id)
Sabtu, 05 September 2026 18:57 WIB
MALANG - Mauro Zijlstra menjalani awal yang manis bersama Arema FC di pekan pertama Super league 2026/2027. Ia turut mencatatkan namanya di papan skor saat tim mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026) kemarin.

Gol tersebut menjadi awal positif bagi mantan pemain Persija Jakarta itu yang baru beberapa minggu bergabung dengan Arrema FC. Meski demikian, ia mengakui pertandingan perdana tidak berjalan mudah.

“Kami senang dengan kemenangan ini. Pertandingan pertama selalu tidak mudah, apalagi lawan kami adalah tim yang baru promosi. Jadi ini kemenangan yang sangat penting dan kami senang dengan performa tim ini,” ujar pemain Timnas Indonesia itu.

“Coach menjelaskan segalanya dengan sangat jelas kepada saya. Saya baru di sini beberapa minggu, jadi tentu saya harus beradaptasi dengan sistem dan rekan tim. Saat menyerang, Anda bisa melihat apa yang kami lakukan,” imbuhnya.

Tidak hanya dituntut memberikan kontribusi ketika menyerang, dia juga harus memahami tugasnya saat Arema kehilangan bola. “Secara defensif, coach sangat jelas, kami bermain 4-4-2 kompak. Terkadang tergantung lawan bagaimana kami melakukan pressing, tapi itu yang kami lakukan setiap hari di latihan,” kata Mauro Zijlstra.

Selanjutnya setelah kemenangan atas Isenmulang Kalteng FC, Arema FC akan menghadapi PSM Makassar. Marcos Santos memastikan setiap laga akan membutuhkan pendekatan berbeda sesuai karakter lawan.

“Kami tidak punya 11 pemain inti yang tetap. Kami memiliki grup yang sangat bagus dengan kualitas tinggi. Tidak masalah siapa yang mulai atau siapa yang di bangku cadangan,” ujar pelatih asal Brasil itu.

“Melawan Makassar, kami akan mempelajari mereka dan melihat strategi terbaik, apakah menggunakan striker murni atau tidak. Itu tergantung lawan, tapi kami akan selalu bermain ofensif dan menekan ke depan,” sambungnya.

Selain menyiapkan komposisi pemain, Arema FC juga menunggu perkembangan kondisi Alfeandra Dewangga yang sempat mengalami benturan keras pada pertandingan melawan Isenmulang FC.

“Dia terkena benturan yang sangat keras. Dia sempat bangun dan mencoba bermain lagi, tapi alasan pergantiannya adalah karena dia merasa lelah. Hari Senin dokter akan memeriksanya lagi, tapi kemungkinan besar dia baik-baik saja dan siap untuk laga berikutnya,” pungkas Marcos Santos.

Dengan kedalaman skuad yang dimiliki saat ini, dia ingin memastikan setiap pemain siap memberikan kontribusi. Gol debut Mauro menjadi salah satu bukti bahwa pemain dari bangku cadangan pun dapat memberikan dampak ketika mendapat kesempatan. ***

wwwwww