Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Imbang Lawan Java United FC, Milos Joksic Nilai Garudayaksa FC Tampil Buruk

Imbang Lawan Java United FC, Milos Joksic Nilai Garudayaksa FC Tampil Buruk
Garudayaksa FC bermain imbang 1-1 lawan Java United FC. (Ileague.id)
Senin, 07 September 2026 00:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - Garudayaksa FC harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Java United FC pada pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026).

Java United selaku tuan rumah sempat memimpin lebih dulu pada babak pertama lewat sundulan bek tengah Gustavo Franca yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Garudayaksa FC baru mampu bangkit dan menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya di menit ke-64 melalui aksi gelandang serang Septian David Maulana.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, secara terbuka mengakui timnya tampil buruk di babak pertama hingga tertinggal satu gol. Menurutnya, anak asuhnya gagal menguasai alur permainan dan sering melakukan kesalahan elementer.

"Mereka menciptakan beberapa peluang yang sangat bagus. Kami tidak memiliki penguasaan bola, tidak ada serangan balik, dan eksekusi bola mati kami tidak cukup baik, hingga kami tertinggal 1-0," ujar Milos Joksic seusai laga.

Milos mencatat adanya peningkatan performa yang cukup signifikan pada awal babak kedua, yang mana timnya sukses mencetak gol balasan. Namun, konsentrasi para pemain kembali menurun di sisa waktu pertandingan akibat faktor kelelahan di laga perdana musim ini.

"Pada babak kedua, khususnya 30 menit pertama, kami bermain sangat baik. Kami mencetak gol untuk mengubah skor jadi 1-1 dan mencoba mencari cara lain untuk menang. Namun di 15 menit terakhir, mungkin karena ini laga pertama, banyak pemain kehilangan konsentrasi dan kehabisan tenaga. Kami bermain buruk lagi, operan sangat buruk, dan sangat mudah kehilangan bola," jelasnya.

Bahkan pelatih asal Serbia tersebut tidak memungkiri bahwa timnya mendapatkan keberuntungan di detik-detik akhir pertandingan usai tuan rumah membuang peluang emas di depan gawang. Meski demikian, ia menyambut positif raihan satu poin ini sebagai modal awal di kompetisi.

"Di menit terakhir pertandingan, kami sangat beruntung karena mereka melewatkan peluang emas yang seharusnya menjadi gol. Secara keseluruhan, saya sangat senang dengan raihan satu poin ini. Selamat untuk kedua tim atas permainan yang bagus dan fair play. Ini adalah awal yang baik bagi kami," pungkas Milos. ***

wwwwww