Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Van Gastel Sebut Cukup Adil Saat PSIM Imbang Lawan Persita

Van Gastel Sebut Cukup Adil Saat PSIM Imbang Lawan Persita
Laga PSIM Yogyakarta melawan Persita Tangerang berakhir imbang 1-1. (Ileague.id)
Senin, 07 September 2026 00:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANTUL - PSIM Yogyakarta gagal mendapatkan kado manis ulang tahun ke-97. Berlaga pada pekan pertama Super League 2026/2027, PSIM ditahan imbang Persita Tangerang dengan skor 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026) kemarin.

Pada pertandingan itu, Persita bahkan sempat unggul lebih dulu lewat gol Luquinhas di menit ke-50. PSIM harus kerja keras untuk bisa menyamakan kedudukan di menit ke-84 lewat aksi Adrian Purzycki.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel menuturkan hasil imbang lawan Persita ini cukup bisa diterima. Hasil sama kuat dikatakannya cukup adil jika melihat bagaimana pertandingan kedua tim berjalan.

"Saya pikir kami tidak layak kalah kalau melihat jalannya pertandingan, saya pikir hasil ini sudah cukup adil," kata Van Gastel.

Dari laga pekan pertama ini, dia mengaku mencatat sejumlah aspek untuk dapat segera dibenahi. "Kita lihat di awal laga, kualitas passing kami tidak bagus. Saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi di laga kali ini ternyata justru menjadi kelemahan," ucap Van Gastel lagi.

Diakuinya, gol Persita di awal babak kedua membuat PSIM sempat makin sulit menemukan ritme pertandingan yang diinginkan. Namun lewat pergantian pemain yang dilakukan, PSIM mampu mendapatkan tambahan energi.

"Perbedaan besar di laga ini datang dari tiga pemain pengganti. Mereka membawa banyak energi, karakter, dan semangat untuk tim. Dampaknya, pemain-pemain lainnya kemudian ikut terbawa energi positif ini," ujarnya lagi.

Pelatih asal Belanda ini juga mengaku senang dengan atmosfer yang tercipta pada pertandingan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-97 PSIM. "Tentu saja saya selalu senang ketika ada banyak suporter yang hadir karena pada akhirnya kami bermain untuk mereka," dia menegaskan.

Berikutnya, PSIM sudah dinanti laga pekan ke-2 Super League 2026/2027. Sesuai jadwal, Laskar Mataram akan bertandang ke Surabaya, Jawa Timur untuk dijamu Persebaya pada Minggu (13/9/2026) mendatang ***

wwwwww