Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  e-Sports

Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Area Pencarian Rombongan Jurnalis

Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Area Pencarian Rombongan Jurnalis
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Rabu, 09 September 2026 17:43 WIB

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendesak instansi terkait agar mengerahkan upaya maksimal dalam mencari lima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya pascainsiden hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Harapan Keluarga dan Masyarakat

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan, pencarian secara sungguh-sungguh harus dilakukan demi kepentingan keluarga dan masyarakat.

"Tentu DPR akan mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak terkait dalam hal ini Basarnas maupun yang lain, secara sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mencari keberadaan kelima jurnalis tersebut," kata Saan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Pihaknya berkomitmen mengawal proses pencarian agar seluruh korban lekas ditemukan.

"Terutama kita ingin bahwa mereka segera untuk bisa ditemukan keberadaannya ada di mana, karena ini menyangkut, bukan hanya yang bersangkutan, tapi juga keluarga kita semua," tuturnya.

Evaluasi Keselamatan Peliputan

Saan juga menyoroti pentingnya faktor keamanan bagi jurnalis yang meliput peristiwa alam dengan tingkat kerawanan tinggi.

"Jangan sampai dia nyari berita tapi dia menjadi objek berita, kan gitu. Ini penting juga menurut saya," imbuh dia.

Di sisi lain, Tim SAR gabungan memperluas sektor pencarian speedboat yang membawa rombongan pewarta tersebut di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026). Hingga hari kedua, delapan orang di dalam kapal belum ditemukan.

Strategi Penyisiran Empat SRU

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menerangkan operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi personel ke dalam empat tim utama.

"Dalam pencarian hari kedua, Tim SAR gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan area pencarian," ungkap Al Amrad.

SRU 1 menyisir menggunakan KN SAR Tetuka 247, SRU 2 memakai KAL Anyer, dan SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung. Sementara itu, penyisiran pesisir pulau dilakukan tim khusus

"SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang, yang menjadi salah satu area pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya," terangnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:e-Sports, Nasional, DKI Jakarta, Lampung
wwwwww