Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bernando Tavares dan Rachmat Irianto Berharap Dukunga=n Bonek dan Bonita

Bernando Tavares dan Rachmat Irianto Berharap Dukunga=n Bonek dan Bonita
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernando Tavares. (Ileague.id)
Rabu, 09 September 2026 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Setelah melewati perjalanan panjang usai melakoni laga pekan pertama Super League 2026/2027, Persebaya Surabaya langsung mengalihkan fokusnya. Hasil seri menjadi hasil yang didapat dari markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pembuka kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia. 

Sejumlah aspek menjadi bahan evaluasi sebelum tim menjalani laga kandang pertama musim ini, menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) malam.

Namun, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares belum bisa sepenuhnya menyusun rencana pertandingan. Kondisi sejumlah pemain menjadi perhatian setelah laga keras di Lampung.

Dimana beberapa pemain disebut belum berada dalam kondisi terbaik. Selain itu, ada pula pemain yang tidak dapat tampil serta harus ditarik keluar akibat cedera.

“Sekarang kami perlu melihat kondisi para pemain karena ada beberapa pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen. Beberapa tidak bisa berpartisipasi hari itu dan yang lainnya ditarik keluar karena cedera. Kami akan lihat siapa yang bisa diandalkan, baru kami buat rencana,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro itu. 

Apalagi saat ini Persebaya memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi skuad sebelum kembali bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Untuk itu tim pelatih akan menentukan strategi berdasarkan pemain yang benar-benar siap diturunkan.

Selain itu mantan pelatih PSM Makassar menaruh harapan besar terhadap dukungan suporter pada laga kandang nanti.

Dia mengingatkan bahwa PSIM bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Catatan musim lalu menjadi pengingat bahwa Persebaya harus benar-benar siap menghadapi tim asal Yogyakarta tersebut.

“Tapi yang sangat penting adalah Bonek dan Bonita datang ke stadion untuk mendukung kami. Jangan lupa musim lalu tim asal Yogyakarta tersebut menang di sini 1-0. Jadi kami harus berekspektasi laga akan sulit karena mereka juga mendatangkan pemain-pemain bagus,” ujar Bernardo Tavares.

Semangat serupa disampaikan Rachmat Irianto mengapresiasi Bonek dan Bonita yang datang memberikan dukungan di Lampung, meski hasil akhir belum sesuai harapan.

“Pertandingan yang sulit karena laga tandang pertama memang selalu sulit," kata pemain yang biasa disapa Rian itu.

"Dengan hasil ini, menurut saya, sedikit kecewa karena tidak memberikan hasil yang maksimal untuk Bonek dan Bonita. Tapi besok kita akan menatap laga home dan kita harus ambil poin di situ,” pungkasnya. ***

wwwwww