Parkir Liar Menjamur di Jakarta, Pansus Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir
![]() |
| Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter. (Ist). |
Rabu, 23 September 2026 19:02 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Maraknya parkir liar dan juru parkir (jukir) liar di berbagai wilayah Jakarta menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta.
Keberadaan parkir di trotoar hingga fasilitas publik dinilai mengganggu pejalan kaki serta membatasi akses penyandang disabilitas.
Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter mengatakan, pihaknya menerima banyak pengaduan dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait persoalan tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian ialah kendaraan roda dua yang masih diparkir di atas trotoar dan bangku jalan.
"Masih banyak maraknya parkir liar, kemudian masih banyaknya pengguna motor yang menggunakan parkir di atas trotoar dan bangku jalan," kata Jupiter di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Menurut Jupiter, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas pejalan kaki, tetapi juga menyulitkan anak-anak yang melintas dan penyandang disabilitas.
Karena itu, Pansus meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menjelaskan langkah strategis yang telah dan akan dilakukan untuk mengatasi persoalan parkir liar dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang.
Jupiter menilai, penindakan berupa penderekan kendaraan belum cukup untuk menyelesaikan persoalan. Kendaraan yang diderek hari ini berpotensi kembali digantikan kendaraan lain pada hari berikutnya jika tidak dibarengi langkah pencegahan dan penyediaan solusi parkir.
"Untuk melakukan penderekan itu sifatnya hanya sementara. Ketika hari ini diderek, besok akan terjadi sesuatu hal yang sama lagi," ujarnya.
Ia meminta, seluruh pemangku kepentingan, termasuk Satpol PP, Kepolisian, dan Dishub, memiliki komitmen bersama untuk menekan keberadaan jukir liar. Pansus juga mempertanyakan apakah Jakarta sebagai kota global dapat terbebas dari praktik parkir liar yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Jupiter menuturkan, pembinaan terhadap jukir liar dapat menjadi salah satu opsi penyelesaian. Namun, pembinaan harus dibarengi dengan penyediaan kantong-kantong parkir yang memadai sehingga masyarakat maupun pengelola parkir memiliki lokasi yang sesuai untuk menempatkan kendaraan.
"Kalau untuk dibina saya kira itu menjadi salah satu solusi juga agar mereka juga bisa diberikan pembinaan sehingga ke depan, tidak meresahkan masyarakat, kemudian ketika dibina itu mereka tahu aturan bahwa untuk menempatkan kendaraan yang benar itu bukan di atas trotoar," pungkas Jupiter. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, SEA Games, DKI Jakarta |













