Prediksi Kuasai 25 Persen Pasar Global, Ponsel Lipat Apple Bawa Angin Segar bagi Android
![]() |
| Foto: Apple |
JAKARTA - Langkah Apple memasuki industri gawai layar fleksibel melalui iPhone Duo diproyeksikan membawa dampak berantai bagi ekosistem pesaingnya. Masuknya pemain baru ke dalam arena ini justru dinilai akan memperbesar ukuran ceruk pasar yang sebelumnya dirintis secara mandiri oleh sistem operasi Android.
Data dari Counterpoint Research menyebutkan bahwa Apple berpotensi mengamankan 25 persen pangsa pasar global pada tahun 2026. Angka tersebut diperkirakan melonjak tajam hingga 40 persen pada tahun 2027, diiringi dengan pertumbuhan pengiriman global sebesar 37 persen.
Presiden Ekosistem Android Google, Sameer Samat menanggapi positif proyeksi tersebut. Ia melihat fenomena ini bukan sekadar persaingan antarmerek, melainkan upaya kolektif mempopulerkan kategori ponsel pintar masa depan.
"Menurut saya, sungguh luar biasa melihat semakin banyak orang menyadari setelah sekian lama bahwa pasar ponsel lipat adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi. Dan Android biasanya adalah tempat kita melihat masa depan terlebih dahulu," sebutnya kepada Tom's Guide.
Menarik Minat Pengembang Perangkat Lunak
Sejak peluncuran perdana Samsung Galaxy Fold pada tahun 2019, tantangan terbesar gawai berlayar tekuk terletak pada adaptasi aplikasi pihak ketiga. Keikutsertaan Apple diyakini memberikan justifikasi ekonomi yang lebih kuat bagi para pembuat aplikasi untuk berinvestasi pada format layar ganda.
"Saya pikir seiring semakin populernya faktor bentuk ini, para pengembang menyadari bahwa semakin banyak nilai yang bisa diinvestasikan di dalamnya," terangnya.
Samat menjelaskan bahwa Google terus menyederhanakan perkakas pemograman demi mempermudah migrasi ini. Saat ini, ribuan aplikasi sudah berhasil melakukan transisi, sementara sisanya masih dalam tahap pengembangan dan diskusi intensif.
"Saya pikir salah satu hal yang telah kami lakukan adalah membuat alat-alatnya lebih sederhana dan mudah bagi mereka untuk berinvestasi," tambahnya.
Penyesuaian Pengalaman Pengguna
Persaingan sesungguhnya terletak pada bagaimana setiap aplikasi mampu berjalan mulus di layar besar. Apple secara aktif mendorong pengembang untuk mengoptimalkan tampilan iPhone Duo, sementara Google telah lebih dahulu menyesuaikan platform utamanya seperti YouTube dan Gmail.
Laporan Tom's Guide mencontohkan keberhasilan Slack dan Netflix dalam menghadirkan antarmuka khusus. Selain itu, TikTok pada Galaxy Z Fold 8 dinilai sukses memanfaatkan dimensi layar bagian dalam perangkat.
Samat yang juga merupakan pemakai setia Galaxy Z Fold 8 mengakui efektivitas perangkat jenis ini untuk menunjang ritme kerjanya sehari-hari sebelum beralih ke komputer jinjing.
"Fold 8 adalah perangkat yang luar biasa. Perangkat ini membantu saya menyelesaikan banyak pekerjaan," ungkapnya.
Baginya, perluasan pasar akan secara otomatis menguntungkan semua pemain di dalam industri seluler.
"Kita bisa memilih satu atau dua aplikasi yang kita tahu pasti akan ada di satu platform atau platform lainnya, tetapi kenyataannya format ini sangat populer. Ini terus berkembang. Bahkan sebelum beberapa minggu terakhir ini, dan saya senang melihat semakin banyak orang bergabung dengan tren yang sekarang sudah jelas," tutupnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | PON |













