Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Leo/Daniel Raih Emas, Kunci Jaga Pola Permainan dan Komunikasi

Leo/Daniel Raih Emas, Kunci Jaga Pola Permainan dan Komunikasi
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (NOC Indonesia)
Selasa, 29 September 2026 20:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NAGOYA – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dalam pertandingan final di Ichinomiya City Gymnasium, Jepang, Selasa (29/9/2026), Leo/Daniel mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dalam pertarungan rubber set dengan skor 18-21, 21-13, dan 21-18.

Medali emas sumbangan Leo/Daniel ini merupakan medali emas keempat Kontingen Indonesia.  “Terima kasih kepada Tuhan, bersyukur kami berdua tadi saling mengingatkan di permainan tadi, terus juga kami bilang ke satu sama lain, kalau enggak sekarang kapan lagi (juara), jadi kami mau memaksimalkan kesempatan yang sudah diberikan,” kata Daniel usai pertandingan.

“Kami menjaga pola permainan dan kami menjaga komunikasi. Kami juga terima kasih sudah dibantu dengan tim pendukung, suporter dan semuanya alhamdulillah berjalan lancar,” timpal Leo.  

Menurut Leo, dirinya dan Daniel termotivasi untuk memenangkan pertandingan  setelah hasil kemenangan dalam pertemuan terakhir. “Pertemuan terakhir kan alhamdulillah menang di Singapore Open, saya sama dia, jadi eh kayak lebih buat motivasi aja. Kalo enggak sekarang kapan lagi,” tegasnya.  

Secara khusus Leo mengaku prestasi yang dicapainya tidak terlepas dari doa keluarga. “Istri saya mendoakan dan orang tua saya juga sama kakak saya juga. Jadi, setiap hari saling mengingatkan dan jangan lupa sholat dan lain-lain beribadah. Ini medali emas sangat penting ya buat kita berdua buat keluarga buat seluruh Indonesia. Kita tahu kita disorot karena prestasinya turun,” ungkapnya. ***

wwwwww