Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
22 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
22 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
22 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Petaka Menit 37 Warnai Derby Nusantara, Skuad Garuda Paksa Malaysia Berbagi Angka

Petaka Menit 37 Warnai Derby Nusantara, Skuad Garuda Paksa Malaysia Berbagi Angka
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman usai laga melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Selasa, 29 September 2026 12:17 WIB

JAKARTA - Pertarungan alot sarat adu fisik tersaji saat punggawa skuad Garuda meredam dominasi Harimau Malaya di hadapan publik sendiri. Pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Senin (28/9/2026), ini memaksa tuan rumah bertahan total sejak babak pertama guna mengunci skor kacamata 0-0.

Gelandang andalan Thom Haye terpaksa mandi lebih cepat setelah wasit melayangkan kartu merah pada menit ke-37. Kehilangan sosok sentral di lini tengah ini langsung mengubah drastis ritme permainan skuad asuhan John Herdman yang sebelumnya tampil sangat menekan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyoroti transisi taktik sebagai bahan evaluasi krusial ke depannya. Juru taktik asal Inggris itu menyadari timnya kesulitan membangun serangan balik saat kekurangan personel.

"Satu-satunya hal yang perlu ditingkatkan adalah melakukan sedikit penyesuaian pada aspek menyerang dalam strategi bermain dengan 10 pemain," tegas pelatih berusia 51 tahun tersebut merespons jalannya laga.

Rentetan Peluang Babak Pertama

Tampil dengan formasi lengkap 11 pemain di awal laga, skuad Garuda sejatinya mengendalikan tempo dan terus mengancam gawang tim tamu. Beberapa peluang emas nyaris mengubah papan skor andai sentuhan akhir berujung manis.

Sundulan keras Elkan Baggott gagal memecah kebuntuan lantaran membentur tiang gawang. Kekecewaan juga sempat terjadi saat wasit menolak mengesahkan gol yang dicetak oleh Justin Hubner di tengah kemelut pertahanan Malaysia.

"Ada banyak hal positif yang kami lakukan ketika masih bermain dengan 11 pemain. Kami memiliki beberapa momen yang bagus, membentur tiang gawang, hingga mencetak gol yang kemudian dianulir," paparnya merinci dominasi awal tim.

Pertaruhan Tiket Final

Menghadapi sisa waktu dengan kekuatan pincang, Herdman menilai daya juang anak asuhnya patut diapresiasi. "Mungkin kami bisa bermain lebih menyerang dengan formasi 10 pemain tersebut," keluhnya menyadari lambatnya transisi serangan.

Meski gagal menang, tambahan satu poin membuat Timnas Indonesia mengamankan posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan torehan empat poin. Puncak klasemen masih diamankan oleh Malaysia yang memiliki jumlah poin imbang namun memegang keunggulan selisih gol.

Perebutan tiket ke partai final sebagai juara grup akan ditentukan pada laga pamungkas hari Kamis (1/10/2026). Skuad Garuda wajib tampil maksimal menghadapi Bangladesh, bersamaan dengan duel Malaysia kontra Singapura.

"Hasil imbang juga akan menjadi hasil yang bagus bagi kami untuk menghadapi pertandingan terakhir, serta tetap berada dalam persaingan dengan jumlah poin yang sama," pungkasnya. ***

Editor:M Rafd Itu
Sumber:inilah.com
Kategori:Sepakbola
wwwwww