Pilih Pensiun, Dodo Meniti Karier di Manajemen Klub Satria Muda
![]() |
| Christian Ronaldo Sitepu . (Foto:Iblindonesia) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Christian Ronaldo Sitepu atau Dodo memilih meninggalkan basket saat usianya masih muda dan kariernya belum habis. Keputusan itu diambil setelah ia mempertimbangkan masa depan dan rencana hidup di luar lapangan.
Dodo mengaku keputusan tersebut bukan sesuatu yang disesali. Sejak awal mengenal basket, ia sudah terbiasa memikirkan perjalanan karier secara terencana, termasuk kapan waktunya berhenti.
“Gue itu sebenarnya berhenti karena posisi gue tuh waktu itu mungkin, ya masih muda. Terus lebih banyak kekhawatirannya. Jadi gue dalam mengelola itunya tuh kayak, ya udah gue ambil keputusan ini, tapi gue memang engga pernah menyesal juga,” kata Dodo.
Keinginan untuk menyiapkan kehidupan setelah basket sudah muncul sejak awal karier. Latar belakang keluarganya turut membentuk cara pandang Dodo dalam mengambil keputusan.
“Karena waktu gue awal masuk basket itu kan gue berusaha ter-planning, kebetulan orang tua gue bukan dari olahraga kan jadi mereka bener-bener bikin planning lah secara timelinenya bagaimana dan lain-lain.”
Bagi Dodo, menjadi pemain basket bukan hanya soal pertandingan dan pencapaian di lapangan. Ada fase setelah karier yang juga perlu dipikirkan sejak masih aktif bermain.
Ia pun melihat setiap pemain memiliki waktu dan pilihan masing-masing untuk mengakhiri karier. Dodo memilih jalannya sendiri dengan satu keinginan: meninggalkan basket ketika masih berada dalam kondisi terbaik.
“Persiapan mau pensiunnya juga, banyak temen-temen juga beda-beda nih mau pensiunnya mau di posisi apa gue juga maunya juga mungkin pas lagi bagus-bagusnya.” tuturnya.
Keputusan tersebut akhirnya membawa Dodo ke fase baru dalam hidupnya. Kini, ia memiliki karier baru di manajemen klub Satria Muda Pertamina Bandung. ***
| Kategori | : | Basket, DKI Jakarta |













