GCG PAM JAYA Naik Signifikan Jadi 87,099 dan Raih Predikat Sangat Baik
![]() |
| PAM JAYA raih predikat 'Sangat Baik' dalam penerapan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG). (Ist). |
Kamis, 08 Oktober 2026 12:11 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- PAM JAYA mencatat peningkatan signifikan dalam penerapan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG). Pada 2025, PAM JAYA meraih skor 87,099 dengan predikat 'Sangat Baik', naik dari skor 85,9 pada 2024.
Penilaian tersebut dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Kenaikan skor ini menjadi indikator penguatan sistem pengelolaan, pengendalian, serta proses bisnis PAM JAYA dalam menjalankan perusahaan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin mengatakan, peningkatan skor GCG menunjukkan perusahaan terus memperkuat tata kelola agar semakin sehat dan tertata. Menurut dia, tata kelola yang baik juga menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Skor dan predikat Sangat Baik ini menjadi cerminan bahwa PAM JAYA terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata. Ketika tata kelola perusahaan semakin baik, kepercayaan juga semakin kuat, dari situlah perusahaan memiliki fondasi yang lebih baik untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).
Dia menambahkan, penguatan GCG sejalan dengan nilai budaya kerja PAM JAYA, yakni BERKOMITMEN. Nilai tersebut menjadi landasan bagi perusahaan dalam menjalankan pekerjaan secara bertanggung jawab, menjaga integritas, serta memastikan setiap keputusan dan proses bisnis memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.
Penguatan tata kelola juga menjadi bagian dari transformasi PAM JAYA untuk membangun perusahaan yang semakin profesional. Hal itu mencakup penguatan pengendalian, pengambilan keputusan, hingga memastikan setiap proses bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Perwakilan BPKP DKI Jakarta, Sofyan Antonius menilai, penguatan GCG penting untuk memastikan transformasi PAM JAYA berjalan semakin kuat dan berkelanjutan. Menurut dia, tata kelola harus terus diperkuat seiring perkembangan perusahaan dan semakin kompleksnya tantangan dalam penyelenggaraan layanan publik.
"Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar," ujar Sofyan.
Penguatan tata kelola tersebut berjalan beriringan dengan target PAM JAYA mencapai 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029. Tata kelola yang semakin kuat diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas layanan air minum bagi warga Jakarta.
Capaian skor GCG 2025 dengan predikat 'Sangat Baik' menjadi salah satu indikator transformasi PAM JAYA dalam membangun perusahaan yang sehat, profesional, transparan, dan terpercaya, dengan orientasi utama pada pelayanan publik. ***
| Kategori | : | Korporasi, DKI Jakarta |













