Harga Sembako Hari Ini Berfluktuasi, PIHPS Catat Cabai Rawit Merah Tembus Rp102.250
![]() |
| Harga sejumlah komoditas pangan nasional naik pada Kamis (8/10/2026). |
JAKARTA - Harga komoditas pangan nasional terpantau mengalami pergerakan fluktuatif pada Kamis (8/10/2026). Berdasarkan laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, sejumlah kebutuhan pokok mulai dari cabai, bawang merah, beras, hingga gula mengalami kenaikan.
Lonjakan harga pasar ini tentu dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat, tak terkecuali warga di Provinsi Riau. Cabai rawit merah menduduki posisi komoditas dengan nilai jual tertinggi, menembus angka Rp102.250 per kilogram setelah mengalami kenaikan 1,19 persen.
Kenaikan harga turut menyasar cabai merah besar yang terkerek 1,28 persen menjadi Rp63.250 per kilogram. Kondisi serupa terjadi pada bawang merah, yang kini dipatok Rp37.600 per kilogram atau naik 0,8 persen dari harga sebelumnya.
Pergerakan Harga Beras dan Minyak Goreng
Pada sektor beras, varian kualitas bawah I mengalami lonjakan 3,02 persen menyentuh harga Rp15.350 per kilogram. Varian kualitas bawah II juga ikut naik 1,02 persen menjadi Rp14.850 per kilogram.
Kebutuhan minyak goreng curah tercatat merangkak naik 2,21 persen di angka Rp20.850 per kilogram. Varian kemasan bermerek II juga mengalami penyesuaian 0,85 persen menjadi Rp23.750 per kilogram, disusul gula pasir lokal yang naik 0,52 persen menjadi Rp19.250 per kilogram.
Harga Lauk Pauk Mulai Menyusut
Berbanding terbalik dengan beberapa jenis bumbu dapur, harga komoditas sumber protein justru mencatatkan penurunan. Daging ayam merosot 4,3 persen menjadi Rp40.100 per kilogram, sementara telur ayam ras segar menyusut 5,03 persen menjadi Rp28.350 per kilogram.
Penurunan harga juga berlaku pada daging sapi kualitas I dan II yang kini masing-masing berada di angka Rp149.000 dan Rp142.100 per kilogram. Bawang putih ikut turun tipis 0,9 persen menjadi Rp38.550 per kilogram, disusul cabai rawit hijau yang melemah 3,48 persen menjadi Rp67.550 per kilogram.
Untuk komoditas beras segmen menengah ke atas, varian medium I dan II tercatat turun menjadi Rp16.500 dan Rp16.250 per kilogram. Penurunan ini sejalan dengan harga beras super I dan super II, serta pelemahan harga pada gula pasir kualitas premium dan minyak goreng kemasan bermerek I. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | sindonews.com |
| Kategori | : | Ekonomi |













