Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Meski Menang, Bernando Tavares Soroti Peluang Persebaya Yang Terbuang

Meski Menang, Bernando Tavares Soroti Peluang Persebaya Yang Terbuang
Persebaya Surabaya kalahkan Kalteng FC dengan skor 1-0. (Ileague.id)
Sabtu, 10 Oktober 2026 13:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDAR LAMPUNG - Persebaya Surabaya membawa pulang tiga poin usai mengalahkan Isenmulang Kalteng FC 1-0 pada pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (9/10/2026) kemarin. Gol tunggal Alex Martins melalui titik penalti pada menit 45+3 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat

Meski mampu mengamankan kemenangan, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menilai tim sebenarnya memiliki cukup banyak kesempatan untuk mencetak gol tambahan.

Dimana sejak awal pertandingan, tim berusaha mengambil kendali permainan. Namun, rapatnya pertahanan tuan rumah membuat Persebaya harus bekerja keras mencari celah.

Momentum untuk memecah kebuntuan baru hadir menjelang turun minum setelah wasit meninjau VAR atas pelanggaran Fayrushi terhadap Miguel Pereira.

Untuk itu Alex Martins yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut membawa Persebaya unggul sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang pertandingan.

“Saya rasa kita pantas menang, menciptakan banyak peluang gol, namun sayangnya terkadang bola membentur pemain bertahan, keluar lapangan, atau ditepis oleh penjaga gawang," kata pelatih asal Portugal itu.

"Tapi kita memiliki peluang yang bagus, pertandingan tadi tidak mudah untuk dimainkan di atas lapangan karena terkadang angin dan juga permukaan rumput lapangan tidak rata. Jika kita memainkan bola bawah, bola terlalu banyak memantul, namun kondisi rumput tersebut sama untuk kedua tim,” imbuhnya.

Memasuki paruh kedua, Isenmulang FC berusaha meningkatkan tekanan dengan memanfaatkan kedua sisi sayap. Persebaya merespons lewat pergantian pemain untuk menjaga energi dan keseimbangan tim, termasuk memasukkan Malik Risaldi, Yann Mabella, Ricky Pratama, dan Sadida Nugraha.

Tuan rumah berupaya memanfaatkan sisa waktu untuk mencari gol penyeimbang. Namun, lini belakang Persebaya mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang setelah tambahan waktu lima menit.

“Karena kita tidak mencetak gol kedua di menit-menit akhir hal yang normal ketika tim lawan mencoba mencetak gol. Saya tidak ingat ada penyelamatan berarti yang dilakukan lini belakang kami di sepanjang pertandingan," tutur Bernardo Tavares.

"Selain hanya mengamankan bola dari beberapa umpan silang dan selesai. Saya rasa mereka tidak memiliki satupun tembakan tepat sasaran ke gawang,” sambungnya.

Kini atas kemenangan melawan Isenmulang FC, Persebaya menempati posisi ke-4 klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan perolehan delapan poin dari empat laga yang sudah dijalani. Sementara itu, Isenmulang masih tertahan di posisi ke-18 dengan minus dua poin.

“Bagaimanapun, tim ini berbahaya dalam pandangan saya, karena mereka sempat menciptakan peluang. Saat melawan Bhayangkara FC, menciptakan peluang melawan Bali United, dan hari ini saya pikir mereka menciptakan lebih sedikit peluang saat melawan kita," kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu. ***

Kategori:Sepakbola, Lampung
wwwwww