Pujian Milos Joksic buat Karakter Pantang Menyerah Garudayaksa FC
![]() |
| Garudayaksa FC. (Ileague.id) |
Penulis: Azhari Nasution
Laga berjalan ketat sejak awal. Tuan rumah Persijap tampil dengan kedisiplinan tinggi dalam skema bertahan 5-4-1 yang membuat alur serangan Garudayaksa FC sempat tersendat.
Meski tempo permainan di awal laga relatif lambat, tim tamu akhirnya mampu memecah kebuntuan tepat sebelum turun minum. Pada menit ke-45, Jayro Jean sukses menjebol gawang Laskar Kalinyamat usai memaksimalkan umpan matang dari Wahyu Prasetyo.
Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah dengan Persijap yang mengandalkan serangan balik cepat. Petaka bagi Garudayaksa datang pada menit ke-85 ketika kesalahan antisipasi bola panjang dimanfaatkan oleh Weyderson Denilson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun alih-alih panik dan tertekan, Garudayaksa menunjukkan respons luar biasa. Menolak puas dengan satu poin, mereka terus menekan hingga akhirnya Brian Rubio muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol penentu di menit 90+2 berkat assist ciamik Ryo Matsumura.
Dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Milos Joksic mengakui laga tandang ini berjalan sangat menguras energi, terutama saat menghadapi pertahanan rapat lawan.
"Lawan adalah tim yang terorganisasi dengan sangat baik saat bertahan. Tuan rumah bertahan dengan solid dalam skema 5-4-1. Menghadapi situasi tersebut, tempo permainan kami sempat lambat dan kesulitan menciptakan peluang matang. Namun, kami akhirnya mendapat satu momen bagus dan mencetak gol di akhir babak pertama," ungkap Milos Joksic.
"Di babak kedua, sangat sulit membongkar pertahanan mereka. Lalu terjadi kesalahan di menit ke-85 dari situasi yang sebenarnya tidak berbahaya, dan mereka menyamakan kedudukan 1-1. Namun di titik itulah tim saya menunjukkan karakter aslinya. Kami tidak menyerah dan langsung berusaha mencetak gol kemenangan. Tiga poin ini sangat layak kami dapatkan," tegas pelatih asal Serbia tersebut.
Joksic juga menambahkan bahwa kemenangan di masa injury time ini membuktikan perkembangan kedewasaan bertanding skuadnya, berkaca dari kekalahan menyakitkan di menit-menit akhir pada laga-laga sebelumnya.
"Kami belajar banyak dari kekalahan di menit-menit akhir saat melawan Persib Bandung dan wakil Iran. Ini membuktikan kami mengambil pelajaran berharga dari kegagalan tersebut. Mungkin performa hari ini belum sempurna, tapi sangat tepat dan krusial. Tim ini terus bertumbuh dari laga ke laga, dan saya sangat bangga kepada para pemain," pungkasnya.
Tambahan tiga poin berharga dari Jepara mendongkrak posisi Garudayaksa FC ke peringkat ke-9 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 11 poin. Sementara itu, kekalahan ini kian membenamkan Persijap Jepara di dasar klasemen (peringkat ke-18) dengan torehan dua poin dari sembilan pertandingan. ***
| Kategori | : | Sepakbola, Jawa Tengah |













