Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
Ekonomi
24 jam yang lalu
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
2
Gelora: DPR Kehilangan Orientasi dengan Pertahankan RUU HIP di Prolegnas
Politik
24 jam yang lalu
Gelora: DPR Kehilangan Orientasi dengan Pertahankan RUU HIP di Prolegnas
3
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
3 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
4
Rieke Diah Pitaloka Resmikan Bedah Rumah Nenek Nemah
Politik
24 jam yang lalu
Rieke Diah Pitaloka Resmikan Bedah Rumah Nenek Nemah
5
Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen
Sepakbola
22 jam yang lalu
Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen
6
Pemain Persib Bandung Jalani Swab Jelang Latihan Bersama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pemain Persib Bandung Jalani Swab Jelang Latihan Bersama

Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK 2 Hari Setelah Dilantik Jadi Ketua Relawan Jokowi-Ma'ruf

Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK 2 Hari Setelah Dilantik Jadi Ketua Relawan Jokowi-Maruf
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (baju biru). (viva.co.id)
Minggu, 18 November 2018 19:37 WIB
JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mlakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang, termasuk Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut), Remigo Yolando Berutu, di Medan dan Jakarta, Ahad (18/11).

Dikutip dari merdeka.com, Remigo Yolando Berutu yang mrupakan Ketua DPC Partai Demokrat Pakpak Bharat itu, ditangkap KPK dua hari setelah dilantik menjadi ketua kelompok relawan pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin di Sumut.

Remigo dilantik sebagai Ketua Galang Kemajuan (GK) Jokowi Sumut di Hotel Danau Toba, Medan, Jumat (16/11) malam. Sementara adiknya, Jenny Berutu, menjadi ketua sayap relawan ini, GK Ladies.

Bukan hanya itu, Remigo juga hadir pada Deklarasi Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Sumut, di Hotel LePolonia, Medan. Istrinya, Made Tirta Kusuma Dewi, menjabat ketua kelompok relawan ini.

Seperti diberitakan, KPK menangkap Remigo terkait dugaan suap proyek di Dinas PU Pakpak Bharat. Petugas antirasuah juga menciduk lima orang lainnya di Jakarta dan Medan. Mereka adalah kepala dinas setempat, PNS dan pihak swasta.

KPK menduga sudah terjadi penerimaan suap beberapa kali yang nilainya mencapai ratusan juta. ''Diduga penerimaan telah terjadi beberapa kali, dengan nilai ratusan juta,'' kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Dengan penangkapan Remigo, tahun ini sudah 2 kepala daerah di Sumut yang kena OTT KPK. Sebelumnya, Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap yang diringkus KPK, Selasa (17/7).***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww