Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa
23 jam yang lalu
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
2
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
Hukum
23 jam yang lalu
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
3
Permintaan 'Staycation' Meningkat meski Pandemi
Ekonomi
23 jam yang lalu
Permintaan Staycation Meningkat meski Pandemi
4
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar
5
PSSI Bidik Belanda Jadi Tempat TC Timnas U 19
Sepakbola
23 jam yang lalu
PSSI Bidik Belanda Jadi Tempat TC Timnas U 19
6
Empat Alasan Kemenpora Tidak Fasilitasi Jumpa Pers Mandalika Racing Team Indonesia
Olahraga
21 jam yang lalu
Empat Alasan Kemenpora Tidak Fasilitasi Jumpa Pers Mandalika Racing Team Indonesia

Dicabuli Gurunya, Siswi SD Hamil 6 Bulan

Dicabuli Gurunya, Siswi SD Hamil 6 Bulan
Ilustrasi bocah korban pencabulan. (int)
Minggu, 02 Februari 2020 23:44 WIB
KUPANGAparat Polsek Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap guru sekolah dasar (SD) berinisial HP, karena diduga mencabuli siswinya, DL (14), sehingga hamil.

''HP dilaporkan ke Polsek Takari, karena menghamili siswinya berinisial DL,'' ujar Pejabat Humas Polres Kupang Randy Hidayat, Ahad (2/2/2020), seperti dikutip dari kompas.

Kasus tersebut dilaporkan oleh paman kandung DL yang berinisial YK.

Pemerkosaan yang dilakukan aparatur sipil negara itu menyebabkan DL kini hamil dan sedang memasuki bulan keenam.

Aksi bejat itu terungkap ketika YK yang merupakan paman korban, pulang dari gereja dan bertemu dengan seorang warga bernama YT

Saat itu, YT memberitahukan kepada YK, bahwa dia mendengar informasi yang menyebut korban telah hamil.

Menurut informasi, korban sempat pergi ke Puskesmas untuk mendaftarkan diri di Posyandu Desa Kauniki.

Kemudian, pada sore harinya, pelaku pergi ke rumah korban, memanggil korban dan Neneknya untuk bertemu di rumah salah seorang warga.

Selanjutnya, pada malam hari, korban bersama Neneknya datang ke rumah warga tersebut.

Warga pun bertanya kepada korban, siapa yang telah menghamilinya.

''Ketika ditanya, korban mengaku, yang menghamilinya adalah pelaku HP,'' kata Randy.

Atas kejadian tersebut, korban dan pamannya lalu datang melaporkan ke kantor Polsek Takari untuk diproses secara hukum yang berlaku.

''Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi termasuk korban dan pelaku,'' kata Randy. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
GoNews Digauli Paman dan Kakeknya Berulang Kali, Siswi SD di Pekanbaru Kini Hamil 7 Bulan, Kedua Pelaku Pegawai Kampus Swasta
GoNews Lagi, Tim Pengabdi FPP UNP Lakukan Program Pengembangan Nagari Binaan di Kawasan Agrowisata Payo Solok
GoNews Isteri Petani di Kapelgam Pessel Ini Dilatih Mengolah Semangka Afkir Menjadi Aneka Produk Olahan Makanan
GoNews Ciptakan Peluang Kerja, Remaja Putri Beserta Ibu-ibu di Maninjau Ini Diberikan Pelatihan Tata Rias dan Mahendi
GoNews Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoNews Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoNews 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
GoNews Hasil Survei Indo Barometer, Prabowo dan Anies Baswedan Capres Terkuat pada Pilpres 2024
GoNews Korban Tewas Akibat Virus Corona Jadi 6 Orang, Iran Tutup Sekolah dan Kampus
GoNews Angin Panas Berkecepatan 60 Kilometer/Jam Terjang Sumbar
GoNews Seluruh Siswi SMPN 1 Turi yang Hilang Ditemukan, Korban Tewas Jadi 10 Orang
GoNews Terus Meluas ke Luar China, WHO Prediksi Virus Corona Akan Menjangkiti Seluruh Negara
GoNews Virus Corona Kembali Renggut Jiwa di Korsel, Terinfeksi 346 Orang, Terbanyak di Luar China
GoNews Jenazah Siswi SMPN 1 Turi Korban Hanyut Sempat Tertukar dan Dimakamkan, Dibongkar Lagi Setelah Ketahuan
GoNews Gigih Bongkar Korupsi, PNS Jujur Ini 53 Kali Dipindahtugaskan dalam 26 Tahun
GoNews Catat Tanggal dan Jamnya, 23 Februari-3 April Terjadi Hari Tanpa Bayangan di 34 Provinsi di Indonesia
GoNews Ratusan Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut, 4 Siswi Meninggal Dunia
GoNews Susur Sungai Saat Kegiatan Pramuka, Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut
wwwwww