Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
7 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
22 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
22 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
22 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
7 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib

Seluruh Siswi SMPN 1 Turi yang Hilang Ditemukan, Korban Tewas Jadi 10 Orang

Seluruh Siswi SMPN 1 Turi yang Hilang Ditemukan, Korban Tewas Jadi 10 Orang
Proses pencarian siswa-siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di sungai Sempor. (merdeka.com)
Minggu, 23 Februari 2020 09:12 WIB
SLEMAN - Total jumlah siswa SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta, yang tewas akibat hanyut di sungai Sempor, jadi 10 orang. Dua siswi yang dinyatakan masih hilang hingga Sabtu, ditemukan Ahad (23/2/2020) pagi.

Dikutip dari merdeka.com, dua korban yang terakhir ditemukan adalah Yasinta Bunga dan Zahra Imelda. Keduanya ditemukan di area yang sama namun dengan jam yang berbeda.

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan, satu korban ditemukan meninggal dunia pada pukul 05.30 WIB di Dam Matras. Korban ditemukan mengapung oleh tim SAR gabungan.

''Korban ditemukan di Dam Matras pukul 05.30 WIB. Lokasi penemuan berjarak 400 meter dari lokasi pertama korban dilaporkan hilang,'' ujar Pipit, Ahad (23/2).

Pipit menerangkan untuk korban kedua juga telah ditemukan oleh tim SAR gabungan yang melakukan penyusuran. Korban, sambung Pipit, ditemukan di lokasi yang sama dengan penemuan korban sebelumnya yaitu di Dam Matras.

''Pada hari Ahad, 23 Februari ditemukan lagi 1 korban (korban kedua) di Dam Matras dengan estimasi jarak 400 meter dari tempat kejadian pertama korban dilaporkan hilang,'' ungkap Pipit.

Pipit menjabarkan, kedua korban yang ditemukan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Setelahnya korban akan diserahkan ke pihak keluarga.

Pipit menerangkan dengan penemuan dua siswa terakhir maka seluruh siswa yang dinyatakan hilang saat mengikuti kegiatan Pramuka dalam kemasan susur sungai seluruhnya telah ditemukan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww