Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
16 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
2
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
23 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
3
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
4
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
5
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
6
Bamsoet: TNI Garda Terdepan Penjaga Ideologi Pancasila
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bamsoet: TNI Garda Terdepan Penjaga Ideologi Pancasila

Ratusan Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut, 4 Siswi Meninggal Dunia

Ratusan Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut, 4 Siswi Meninggal Dunia
Warga menyaksikan proses pencarian para siswa SMPN 1 Turi yang hanyut. (kompas.com)
Jum'at, 21 Februari 2020 20:23 WIB
YOGYAKARTA - Empat dari ratusan pelajar SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang hanyut terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Jumat (21/2/2020), dikabarkan meninggal dunia.

Dikutip dari kompas.com, keempat korban tewas tersebut bernama Risma, Nur Azizah, Latifa dan Sophia.

''Sampai pukul 17.30 ada empat orang murid yang MD,'' kata Kanit Lantas Polsek Turi, Nur Hasan di Klinik Swa Pratama, seperti ditulis Tribun Jogja.

Keempat korban merupakan siswi kelas 7D, 8C, 8A, dan satu belum terindentifikasi.

''Itu berdasarkan info saat ini ya, pencarian masih terus berlangsung,'' ujarnya.

Nur Hasan menambahkan, total siswa yang akan mengikuti kegiatan susur sungai dalam kegiatan Pramuka itu 257 orang.

Namun, tidak semua yang berangkat mengikuti kegiatan.

Sementara, dari jumlah tersebut baru 146 siswa yang melakukan presensi.

''Yang belum ketemu kami belum tahu ya,'' tambahnya.

Dari sejumlah murid yang dievakuasi ke klinik Pratama Swa, dikatakan ada empat korban selamat dan telah diantar ke rumah masing-masing.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww