Mahathir Tuduh Jaksa Agung Malaysia Sembunyikan Bukti Korupsi Najib

Mahathir Tuduh Jaksa Agung Malaysia Sembunyikan Bukti Korupsi Najib
Mahathir Mohamad memberikan keterangan kepada pers usai dilantik. (tempo.co)
Jum'at, 11 Mei 2018 15:44 WIB
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia yang baru dilantik Mahathir Mohamad, menuduh Jaksa Agung Malaysia Mohamed Apandi Ali menyembunyikan bukti korupsi dana 1MDB.

''Kita harus melihat siapa jaksa agung. Saat ini, jaksa agung telah menggerogoti kredibilitasnya sendiri. Dia sebenarnya telah menyembunyikan bukti kesalahan dan itu salah dalam hukum," kata Mahathir dalam konferensi pers di Kuala Lumpur hari ini, Jumat (11/5), seperti dilansir laman Malaysiakini.com.

Mahathir mengatakan, ini sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang skandal 1MDB yang telah mengganggu pemerintahan pendahulunya, Najib Abdul Razak.

Pada Januari 2016, Apandi diketahui membebaskan Najib Razak dari kesalahan apa pun terkait dengan dana senilai 2,6 miliar ringgit di rekening bank mantan perdana menteri tersebut.

Penyelidikan internasional mengklaim dana yang tersimpan dalam rekening Najib tersebut berasal dari dana investasi milik pemerintah 1MDB. Namun, Najib mengklaim itu adalah sumbangan dari royalti Pemerintah Arab Saudi.

Mahathir menekankan, tindakan apa pun yang diambil akan mengikuti hukum. ''Kami harus melakukan apa yang diizinkan oleh hukum negara ini. Untuk itu, kita harus berkonsultasi dengan administrator dan pengacara untuk mencari tahu apakah yang kita lakukan sesuai dengan hukum negara ini,'' tuturnya.

''Tetapi niat kami adalah mengejar orang-orang yang terbukti memiliki kecenderungan untuk menjadi korup atau yang telah melakukan kejahatan yang diketahui,'' kata Mahathir menambahkan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Raja Malaysia Setuju Mengampuni, Anwar Ibrahim Segera Bebas
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww