Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
20 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
16 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
15 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
3 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
6
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
3 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020

Terjebak Macet, Sony Setiawan Selamat dari Musibah Lion Air JT 610, Padahal Sudah Check-in

Terjebak Macet, Sony Setiawan Selamat dari Musibah Lion Air JT 610, Padahal Sudah Check-in
Sony menunjukkan boarding pass Lion Air yang dicetaknya. (tribunnews.com)
Senin, 29 Oktober 2018 12:58 WIB
BANGKA - Sony Setiawan, pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Bangka Belitung (Babel), sharusnya berada dalam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Beruntungnya, saat menuju Bandara, Sony terjebak macet di tol Cikampek, sehingga ketinggalan pesawat naas tersebut.

Dikutip dari dari tribunnews.com, Sony sangat bersyukur karena diselamatkan Allah dari musibah tersebut melalui kemacetan. Padahal, dia sudah melakukan check-in.

''Saya kan rumahnya di Bandung, tiap minggunya pulang, setiap senin pagi naik Lion yang 06.10. Biasa dari Bandung 11 malam biasanya tiba terminal 1 B Jakarta sekitar jam 3 pagi, tadi pagi macet parah di Cikampek saya baru sampai Bandara 6.20 pesawat sudah terbang,'' katanya ditemui di Bandara Depati Amir, Senin (29/10/2018).

Ia mengatakan dirinya sempat lemas dan menangis saat tiba di Bandara Soekarno Hatta mengetahui pesawat yang seharusnya ditumpanginya itu dikabarkan hilang kontak.

''Saya lemes sampai nangis, ini lah jalannya takdir Allah buat saya untuk memperbaiki diri. Karena tau saya telat saya beli tiket Sriwijaya yang 09.40 karena tadi parah sekali macetnya,'' katanya.

Dirinya memang sudah memiliki firasat tidak nyaman sejak kemarin sore. Bahkan Ia sudah mencetak boarding pass karena takut terlambat.

''Enggak ada firasat, dari kemarin sore enggak enak. Saya check online karena takut terlambat, tapi saya kok males benar pergi. Biasanya enggak pernah dicetak boarding pas,'' katanya.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Bandara Internasional Soekarno Hatta- Bandara Depati Amir Pangkalpinang, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Dikutip dari grid.id, pesawat komersial itu jatuh setelah hilang kontak sekitar 13 menit usai take off dari bandara Soekarno-Hatta, Banten. Pesawat tersebut tidak terprediksi lagi sekitar pukul 06.20 WIB atau selang beberapa menit setelah lepas landas. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww