Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
21 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
13 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
20 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
22 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
15 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
23 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya

Tukang Bakso Jual Istri Layani Threesome, Digerebek Polisi di Kamar Hotel

Tukang Bakso Jual Istri Layani Threesome, Digerebek Polisi di Kamar Hotel
Ilustrasi. (dok)
Rabu, 14 Agustus 2019 19:21 WIB
SURABAYA - Aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya berhasil membongkar kejahatan suami menjual istrinya kepada pria hidung belang.

Dikutip dari merdeka.com, pelaku berinisial DTS itu menjual sang istri melalui media sosial (medsos) Facebook (FB). Pria yang sehari-hari berjualan bakso itu memasang tarif buat istrinya Rp2 juta sekali pakai.

Warga Kediri, Jawa Timur itu, menawarkan istrinya kepada lelaki hidung belang untuk layanan seks threesome. Penawaran seks threesome itu diunggah di sebuah grup FB bernama Pasutri Bahagia.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, pelaku dan korban memiliki hubungan pernikahan secara siri.

''Tersangka dan korban, pasutri yang menikah secara siri. Mereka kita tangkap saat berada di kamar hotel,'' ujarnya, Rabu (14/8).

Ruth menjelaskan, saat dilakukan penggerebekan, mereka sudah bersiap melakukan hubungan seksual. Namun batal, lantaran keburu digerebek polisi.

Pria berumur 20 tahun itu mengaku menjual istrinya Rp2 juta sekali main. Sang pemesan harus membayar uang muka sebesar Rp200.000.

Atas perbuatannya, DTS dijerat dengan Pasal 2, Pasal 17 UU RI No 21 tahun 2007 tentang TPPO dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.***

Editor:hasan b
Sumber:medeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww