Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
24 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
2
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
Riau
23 jam yang lalu
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
3
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
Ekonomi
23 jam yang lalu
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
4
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
10 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
5
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
Sepakbola
23 jam yang lalu
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
6
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
8 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura
Kericuhan di depan Kampus Universitas Cendrawasih di Jayapura, Papua, Senin (23/9). (beritasatu.com)
Senin, 23 September 2019 20:35 WIB
JAYAPURA - Prajurit TNI dari Yonif 751/Raider Praka Zulkifli, meninggal dunia setelah dibacok massa pendemo di Jayapura, Papua, Senin (23/9).

Dikutip dari beritasatu.com, Praka Zulkifli, tengah tugas BKO Polda Papua sebagai pengemudi kendaraan truk dinas pengangkut pasukan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Lektol Cpl Eko Daryanto mengatakan, massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang berunjuk rasa dan sempat menduduki auditorium Universitas Cendrawasih dievakuasi oleh petugas TNI Polri.

''Massa AMP kemudian difasilitasi petugas untuk kembali ke daerah Expo Waena dengan menggunakan kendaraan truk dan bis umum, dengan dikawal aparat keamanan yang menggunakan kendaraan dinas yang dikemudikan Praka Zulkifli,'' ujar Eko.

Namun, setibanya di daerah Expo Wamena sekitar pukul 11.00 Wit, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang.

''Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan, tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam. Almarhum mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang,'' kata Eko.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan, pihaknya tengah memburu pembunuh Praka Zulkifli. ''Kita akan cari,'' tegas Rudolf.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam

wwwwww