Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
22 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum

Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Prajurit TNI Gugur di Papua

Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Prajurit TNI Gugur di Papua
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera melawan KKB di Papua. (republika.co.id)
Sabtu, 19 Januari 2019 10:07 WIB
JAYAPURA - Seorang personel TNI Pratu Makamu gugur setelah ditembak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat kontak tembak di kawasan Longsran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Jumat (18/1).

Dikutip dari republika.co.id, Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi, membenarkan terjadinya kontak tembak antara TNI dengan KKB yang menyebabkan tewasnya seorang anggota TNI tersebut.

''Memang benar ada anggota TNI yang tewas dalam kontak senjata dengan KKB di Yambi,'' kata Kol Inf Muhamad Aidi, di Jayapura, Sabtu (19/1).

Aidi menjelaskan, kontak senjata itu terjadi saat anggota sedang mendistribusikan logistik, dan tiba-tiba diserang kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen hingga mencederai Pratu Makamu. Pratu Makamu terkena tembakan dibagian paha kiri, namun karena terlambat dievakuasi menyebabkan yang bersangkutan meninggal.

''Korban, Pratu Makamu, terlambat mendapat pertolongan dan dievakuasi akibat cuaca buruk,'' ungkap Aidi.

Kapendam mengatakan, sesaat setelah kontak anggota melakukan pembersihan di sekitar lokasi, ditemukan dua magasin laras panjang beserta amunisinya, dua tongkat komando yang diduga milik Lekagak Telenggen dan dokumen TPN/OPM.

''Jenazah Pratu Makamu dijadwalkan dievakuasi hari ini, Sabtu (19/1) ke Timika,'' ucap Kol Inf Aidi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww