Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
16 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
2
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
16 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
3
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
21 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
4
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
20 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
5
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
DPR RI
20 jam yang lalu
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
6
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...
DPR RI
19 jam yang lalu
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura
Kericuhan di depan Kampus Universitas Cendrawasih di Jayapura, Papua, Senin (23/9). (beritasatu.com)
Senin, 23 September 2019 20:35 WIB
JAYAPURA - Prajurit TNI dari Yonif 751/Raider Praka Zulkifli, meninggal dunia setelah dibacok massa pendemo di Jayapura, Papua, Senin (23/9).

Dikutip dari beritasatu.com, Praka Zulkifli, tengah tugas BKO Polda Papua sebagai pengemudi kendaraan truk dinas pengangkut pasukan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Lektol Cpl Eko Daryanto mengatakan, massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang berunjuk rasa dan sempat menduduki auditorium Universitas Cendrawasih dievakuasi oleh petugas TNI Polri.

''Massa AMP kemudian difasilitasi petugas untuk kembali ke daerah Expo Waena dengan menggunakan kendaraan truk dan bis umum, dengan dikawal aparat keamanan yang menggunakan kendaraan dinas yang dikemudikan Praka Zulkifli,'' ujar Eko.

Namun, setibanya di daerah Expo Wamena sekitar pukul 11.00 Wit, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang.

''Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan, tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam. Almarhum mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang,'' kata Eko.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan, pihaknya tengah memburu pembunuh Praka Zulkifli. ''Kita akan cari,'' tegas Rudolf.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam
wwwwww