Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
19 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
24 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
23 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
24 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
23 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura

Prajurit TNI Tewas Dibacok Massa Pendemo di Jayapura
Kericuhan di depan Kampus Universitas Cendrawasih di Jayapura, Papua, Senin (23/9). (beritasatu.com)
Senin, 23 September 2019 20:35 WIB
JAYAPURA - Prajurit TNI dari Yonif 751/Raider Praka Zulkifli, meninggal dunia setelah dibacok massa pendemo di Jayapura, Papua, Senin (23/9).

Dikutip dari beritasatu.com, Praka Zulkifli, tengah tugas BKO Polda Papua sebagai pengemudi kendaraan truk dinas pengangkut pasukan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Lektol Cpl Eko Daryanto mengatakan, massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang berunjuk rasa dan sempat menduduki auditorium Universitas Cendrawasih dievakuasi oleh petugas TNI Polri.

''Massa AMP kemudian difasilitasi petugas untuk kembali ke daerah Expo Waena dengan menggunakan kendaraan truk dan bis umum, dengan dikawal aparat keamanan yang menggunakan kendaraan dinas yang dikemudikan Praka Zulkifli,'' ujar Eko.

Namun, setibanya di daerah Expo Wamena sekitar pukul 11.00 Wit, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang.

''Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan, tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam. Almarhum mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang,'' kata Eko.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan, pihaknya tengah memburu pembunuh Praka Zulkifli. ''Kita akan cari,'' tegas Rudolf.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam

wwwwww