Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
9 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
17 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
16 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
19 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
16 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
15 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  Umum

Tahun 2016, DPRD Kota Payakumbuh Bakal Lahirkan Perda Inisiatif

Tahun 2016, DPRD Kota Payakumbuh Bakal Lahirkan Perda Inisiatif
Wulan Denura, Anggota Mamus DPRD Kota Payakumbuh
Jum'at, 15 Januari 2016 18:36 WIB
Penulis: Nur Akmal

PAYAKUMBUH-Badan Musyawarah (Bamus) DPRD kota Payakumbuh kembali menetapkan jadwal kegiatan tahun 2016 selama 1 bulan. Dalam agenda DPRD selama 1 bulan penuh itu, yang paling urgen adalah pembentukan Badan Pembentukan Ranperda, karena dalam tahun 2016 ini DPRD bertekad bakal membahas produknya sendiri tentang Ranperda Inisiatif.

Salah seorang anggota Bamus DPRD kota Payakumbuh Wulan Denura, S.ST kepada GoSumbar di kantor DPRD setempat, Jum’at (15/1), mengatakan, kami bersama tim Bamus DPRD yang beranggotakan sebanyak 8 orang ditambah 3 orang dari unsur pimpinan, telah sepakat membuat jadwal kerja DPRD.

Dalam tahun 2016 ini DPRD berencana bakal melahirkan 4 Ranperda Inisiatif. Sebanyak 4 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang akan ditelorkan DPRD itu diantaranya Ranperda Lembaga Kemasyarakatan, Ranperda nama-nama jalan, Ranperda Adat dan Ranperda Pendidikan.

Dijelaskan alumni STIKES Fort De Kock Bukittinggi tahun 2014 itu, untuk melahirkan sebuah Ranperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) itu, tentunya butuh advokasi dari semua pihak. Sebelum melahirkan Ranperda tersebut, anggota DPRD yang akan bekerja, telebih dahulu dibentuk pantia khusus (Pansus).

Setelah adanya Pansus DPRD terhadap rencana melahirkan Perda Inisiatif, pihak DPRD  akan banyak pula melakukan turun lapangan, meminta tanggapan dari elemen masyarakat. “Maka besar harapan kita kepada masyarakat untuk dapat mendukung agar produk hukum DPRD lahir dengan sempurna nantinya, “jelas Wulan. ***

 

Editor:M.Siebert
Kategori:Pemerintahan, Politik, Umum
wwwwww