Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
Politik
20 jam yang lalu
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
2
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
Hukum
15 jam yang lalu
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
3
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
4
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
Politik
20 jam yang lalu
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
5
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
Kesehatan
24 jam yang lalu
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
6
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
Ekonomi
12 jam yang lalu
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
Home  /  Berita  /  Umum

Wow! Ada 19 Pulau Indah Memukau di Kota Padang, Salah Satunya Suwarnadwipa

Wow! Ada 19 Pulau Indah Memukau di Kota Padang, Salah Satunya Suwarnadwipa
Wako Padang H. Mahyeldi ketika berada di Pulau Suwarnadwipa. (Humas)
Minggu, 24 Januari 2016 16:09 WIB

PADANG – Kota Padang berada di pesisir barat pulau Sumatera. Tak ayal, puluhan pulau berada dalam wilayah territorial Kota Padang. Jika dihitung-hitung, sebanyak 19 pulau tersebar di perairan Kota Padang. Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut sembilan belas pulau di Kota Padang itu merupakan potensi wisata yang dimiliki Padang. Pengembangan pulau tersebut sebagai tempat wisata akan melibatkan masyarakat sekitar. 

“Pengembangan wisata pulau itu dengan melibatkan masyarakat sekitar, seperti membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis), sehingga nantinya masyarakat itu sendiri yang akan mendapatkan keuntungan di kegiatan wisata kita,” ujarnya saat menengok objek wisata pantai “Suwarnadwipa” di Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungktekab, didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Medi Iswandi serta Kabag Humas Protokol, Mursalim, Sabtu (23/1/2016).

Walikota melihat, daerah Bungus Teluk Kabung begitu potensial dalam hal wisata laut. Salah satu daerah di Bungus Teluk Kabung, yakni Sungai Pisang, merupakan tempat strategis untuk mencapai pulau-pulau yang ada di perairan Kota Padang. Karena itu, jalur dari dan menuju Sungai Pisang perlu diperancak agar akses pelancong menjadi mudah, utamanya menuju kawasan wisata Mandeh di Pesisir Selatan.

Terkait lokasi wisata “Suwarnadwipa” yang berada di Sungai Pisang, Walikota Padang menyebut objek tersebut merupakan salah satu destinasi wisata terbilang baru di Padang. Pengelola objek wisata ini melibatkan masyarakat sekitar kawasan, seperti niniak mamak dan masyarakat lainnya.

Saat Walikota Padang berkunjung ke objek wisata pantai “Suwarnadwipa”, orang nomor satu di Padang ini terkagum-kagum. Walikota sempat berkeliling di sekitar objek wisata, termasuk mencicipi masakan khas laut.

Pemilik “Suwarnadwipa”, Hendri menyebut, Padang termasuk ‘surganya’ Sumatera Barat. Karena itu, saat mengelola objek wisata ini dirinya komit untuk tetap mempertahankan konsep alami dan kultur etnik setempat.

“Sehingga pengunjung yang datang ke sini pada umumnya adalah wisatawan lokal,” ujarnya.

Hendri, menekankan, sejak “Suwarnadwipa” berdiri, ekonomi masyarakat sekitar langsung menanjak. Sebab, jumlah perahu boat milik masyarakat yang langsir dari dan ke “Suwarnadwipa” terus meningkat. Dalam setahun, sekitar 120 unit boat masyarakat terus mengantarkan penumpang ke objek wisata ini.

Diakui Hendri, pada tahun 2015 lalu arus pengunjung ke “Suwarnadwipa” memang belum begitu ramai. Akan tetapi pada awal tahun 2016 ini terjadi peningkatan arus pengunjung. “Dalam sehari bisa 100 hingga 200 orang yang datang ke sini,” terang lelaki asal Riau ini.

Hendri menyebut, pengunjung yang datang ke tempatnya pada umumnya wisatawan lokal. Sedangkan wisatawan mancanegara datang di bulan tertentu mulai April hingga September. “Pengunjung utamanya datang dari Sumbar dan provinsi lain,” katanya. (Hms/Charlie/Yurizal/Mursalim)

Editor:Calva
Kategori:Pemerintahan, Umum
wwwwww