Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kepala Daerah Diberi Waktu Hingga 12 Mei untuk Membereskan 3900 Perizinan Tambang

Kepala Daerah Diberi Waktu Hingga 12 Mei untuk Membereskan 3900 Perizinan Tambang
Prof. Irwan Prayitno
Senin, 15 Februari 2016 12:50 WIB
Penulis: Syafri Ario
JAKARTA- Gubernur Sumatera Barat, saat ditemui di Gedung KPK, Irwan Prayitno mengatakan daerah masing-masing diminta untuk menyelesaikan perizinan pertambangan yang bermasalah sebelum tanggal 12 Mei 2016.

"Nanti malam rapat dengan Kemen ESDM, melanjutkan pembahasan ini agar bisnis minerba bermandat untuk masyarakat dan daerah juga mendapatkan pendapatan," ujarnya kepada legislatif.com, Senin (15/2/2016).

Sementara, Mendagri Tjahyo Kumolo menyatakan dukungannya terhadap langkah KPK untuk supervisi ini.

""Rata 3900 an yang bermasalah perizinannya di luar jawa, kita siap mendukung KPK untuk memberbaiki tata kelola minerba, dan kami menyambut baik langkah KPK," ujarnya.

Kemudian, Kemen ESDM, Sudirman Said, mengatakan intinya untuk membuat sektor industri lebih sehat.

"Dari 5000 perizinan yang belum beres 3966 itu ditargetkan sebelum waktu 12 mei 2016 ini supaya jadi peringatan mereka dilapangan untuk diselesaikan," ungkap Sudirman Said ***

wwwwww