Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton
Pesona Indonesia 2016

Kemenpar Ogilvy Gelar FGD Reposisi Branding di Bali

Kemenpar Ogilvy Gelar FGD Reposisi Branding di Bali
Deputi Pemasaran Nusantara, Esthy Riko Astuty. (net)
Rabu, 24 Februari 2016 15:28 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
BALI- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mensosialisasikan branding Pesona Indonesia kepada para pelaku bisnis pariwisata di Puri Dalem Hotel, Sanur, Bali, 23-25 Februari 2016.

Konsultan PR-ing Ogilvy memberikan materi paparan untuk menyamakan persepsi, baik design logo, komposisi warna, posisi, dan makna di balik logo Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia itu.

“Branding inilah yang terus kami sosialisasikan kepada semua pelaku bisnis pariwisata, agar memiliki kesamaan visi dan dilakukan secara konsisten. Branding ini adalah identitas pariwisata Indonesia, jadi dengan visual yang sudah ditetapkan itu harus disosialisasikan dengan baik,” ungkap Deputi Pemasaran Nusantara, Esthy Riko Astuty yang didampingi Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Watie Moerany.

”Jadi aspek penerapan dari sebuah brand tidak terbatas pada logo, untuk mencapai Pesona Indonesia agar langsung dikenal, sebuah brand harus selalu konsisten dari berbagai aspek, mulai dari warna hingga gaya bicara. Hal ini semua harus disosialisasikan,” imbuh Watie.

Di acara itu, Kemenpar melibatkan konsultan komunikasinya, Ogilvy. Perusahaan multinasional yang berpusat di New York dan memiliki kantor cabang di lebih dari 60 kota di dunia. Perusahaan ini sudah teruji, expert di bidang creative communications dan public relations, dan berpengalaman menghandle brand building pada perusahaan-perusahaan kelas dunia.

Pada 4 November 2015 lalu, Kemenpar berdiskusi yang paling mendasar dengan Ogilvy yang berpusat US. Nah, Pesona Indonesia juga menjadi bagian dari tugas Ogilvy untuk membranding. Ratna menambahkan brand itu penting bagi semua produk, termasuk destinasi pariwisata. Brand itu ada nilainya, ada harganya, ada values-nya. Sebagai komuditas, barang yang dijual atau dipasarkan ke publik, brand sangat menentukan posisitioning dan segmentasi pasar.

“Karena itu, kami terus mencari format yang paling ideal, paling sempurna, paling pas, untuk menancapkan bendera brand. Penajaman brand itu diharapkan menjadi magnet penggerak pariwisata nasional,” kata Watie.

Menpar Arief Yahya selalu mengingatkan agar pelaku industry pariwisata ikut mempopulerkan brand Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Paling tidak di semua materi promosi, selalu ditempel branding itu. Karena itu akan sama-sama saling menguatkan. “Tidak akan rugi, karena brand value Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia terus naik dan dipromosikan di seluruh dunia,” kata Arief Yahya Menteri Pariwisata.

Sosialisasi serupa sudah dilakukan di dua tempat. Yakni, Palembang dan Bali. Palembang dilaksanakan tanggal 16-18 Februari. Rencananya, akan kembali dilaksanakan satu kali sosialisasi lagi di Makassar 1-3 Maret mendatang. (*/dnl)

wwwwww