Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

''Gara-gara Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga''

Gara-gara Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga
Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto saat melakukan tetes polio kepada salah seorang anak, Senin (7/3/2016).
Selasa, 08 Maret 2016 10:49 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga, pribahasa tersebut, diharapkan Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Riau, Adriyanto tak terjadi pada Puskesmas Sederhana yang baru saja meresmikan pemakaian gedung baru.

Apalagi, pembangunan gedung yang menelan biaya dari APBD Inhil tahun 2015 itu sebesar Rp1,4 milyar, dikatakannya harus diimbangi dengan kinerja yang maksimal.

''Gedung sudah bagus, maka harus diimbangi dengan pelayanan yang bagus juga,'' sebut pria yang akrab disapa H Ateng kepada awak media saat pencanangan PIN Polio dan peresmian Puskesmas, Senin (7/3/2016).

Politisi PAN (Partai Amanat Nasional) itu mengatakan, Kepala Puskesmas untuk memantau kinerja para petugas kesehatan, jika ada oknum yang tidak bekerja secara maksimal, agar segera diambil tindakan.

''Jangan sampai gara-gara satu oknum merusak nama Puskesmas. Itulah say katakan, jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga,'' tukas Adriyanto.adv

Kategori:Metropolitan
wwwwww