Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Piala Gubernur Kalimantan Timur

Gol Tunggal Ponaryo Astaman Antarkan Pusamania Borneo FC Menjuarai Piala Gubernur Kaltim

Gol Tunggal Ponaryo Astaman Antarkan Pusamania Borneo FC Menjuarai Piala Gubernur Kaltim
Pusamania Borneo FC merayakan kemenangan Piala Gubernur Kaltim. (foto: Kompas)
Minggu, 13 Maret 2016 22:09 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Laskar Pesut Etam sebutan Pusamania Borneo FC akhirnya menjuarai turnamen Pila Gubernur Kaltim. Ponaryo Astaman menjadi pahlawan dengan gol tunggalnya di babak perpanjangan waktu saat melawan Madura United di Stadion Palaran Samarinda, Minggu (13/03/2016).

Pertandingan final PBFC kontra Madura United yang disiarkan Trans7 tersebut, sejak awal berjalan sengit. Dimana dalam waktu normal 90 menit, kedua tim sama-sama belum bisa memaksimalkan peluang yang didapat dan terpaksa harus bermain dengan babak tambahan.

Pada babak pertama sebenarnya PBFC banyak mendapat peluang dan tampil trengginas di depan publik sendiri. Beberapa peluang bagi PBFC lahir masing-masing lewat Ricardo Salampessy, Diego Michiels, dan Edilson Tavares. Namun sayangnya berbagai peluang tersebut tidak membuahkan hasil.

Sementara bagi Madura United yang tertekan sejak babak pertama, mencoba bangkit di babak kedua. Rodriguez Pablo dan Rossi Noprihani sempat membuat peluang berbahaya bagi Madura United. Sayang, peluang keduanya juga belum maksimal.Kedua tim yang masih belum bisa mencetak angka dalam waktu 90 menit, harus melanjutkan pertandingan lewat perpanjangan waktu.

Sultan Samma membuka peluang bagi PBFC sesaat peluit babak perpanjangan waktu pertama dimulai. Berdiri bebas tanpa penjagaan, Sultan justru gagal membobol gawang Hery Prasetyo.Sultan pun kembali gagal memaksimalkan peluang beberapa saat kemudian. Tendangannya masih melebar di sisi gawang.

PBFC akhirnya mampu memecah kebuntuannya lewat tendangan bebas Ponaryo Astaman. Bola tendangan Ponaryo meluncur ke sisi kiri gawang tanpa bisa dihalau Hery Prasetyo.Tarik Boschetti nyaris menggandakan keunggulan PBFC beberapa saat berselang. Umpan silang Terens Puhiri gagal diantisipasi dengan baik oleh Hery.

Namun, tendangan Boschetti yang berdiri bebas malah melambung di atas mistar gawang. Madura United harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Fabiano Beltrame mendapat kartu kuning kedua. Beltrame melakukan pelanggaran keras terhadap Sultan Samma di babak perpanjangan waktu kedua.

Hingga babak kedua perpanjangan waktu berakhir, skor 1-0 bagi keunggulan PBFC tetap tak berubah. Hasil ini mengantar PBFC keluar sebagai kampin Piala Gubernur Kaltim.

PBFC berhak menerima hadiah uang sebesar Rp1,5 Miliar sebagai juara, sedang Madura United yang menjadi runner-up, berhak menerima hadiah sebesar Rp1 miliar. ***

wwwwww