Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
16 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Wujudkan Pembangunan 1 Desa 1 Pustu 2017, Ketua DPRD Inhil Ingatkan Pemkab Susun Perencanaan Secara Komprehensif

Wujudkan Pembangunan 1 Desa 1 Pustu 2017, Ketua DPRD Inhil Ingatkan Pemkab Susun Perencanaan Secara Komprehensif
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam.
Minggu, 13 Maret 2016 17:20 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- DPRD Inhil, Riau, sangat mendukung rencana Pemkab dalam membuat 1 desa 1 Pustu (Puskesmas pembantu) yang direncakan akan rampung hingga 2017 mendatang.

''Kita sangat mendukung Komitmen pemerintah untuk mewujudkan 1 desa 1 Pustu, itu juga menjadi salah satu prioritas kita agar terwujud di tahun 2017 nanti,'' sebut Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam kepada GoRiau.com baru-baru ini.

Dengan adanya Pustu di setiap desa, maka, dikatakannya rentang kendali masyarakat yang ingin berobat pun jadi semakin dekat.

''Jika setiap desa sudah ada Pustu, masyarakat tidak perlu jauh-jauh bila ingin berobat semakin dekat. Layanan kesehatan juga bisa di akses hingga masyarakat bawah,'' tambahnya.

Apalagi, Pemkab Inhil dikatakan Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) itu, Pemkab Inhil juga sudah menggalakan dan menerapkan Puskesmas 24 jam.

Namun demikian, jika sarana sudah dibangun, dikatakan Dani Pemkab harus mensejalankan dengan kelengkapan lainnya, seperti peralatan medis termasuk tenaga kesehatan. Jangan sampai, bangunan yang telah berdiri tidak termanfaatkan secara maksimal.

''Jangan hanya dipikirkan membangun fisik tapi tidak fungsional, Pemkab Inhil harus betul-betul merencakan secara komprehensif,'' tukas Dani M Nursalam.adv

wwwwww