Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
9 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
12 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
14 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
10 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton
Kisruh PSSI dan Menpora

Dali Memuji Sekaligus Meluruskan Isi Surat Balasan dari FIFA

Dali Memuji Sekaligus Meluruskan Isi Surat Balasan dari FIFA
Mantan Exco FIFA, Dali Tahir.
Senin, 14 Maret 2016 18:55 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Mantan Komite Etik FIFA, Dali Tahir memuji isi surat balasan Asosiasi Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) yang menghargai Presiden Jokowi. Namun, dia menganggap perlu menyampaikan apa saja isi surat dari badan otorita tertinggi sepakbola dunia kepada masyarakat.

"Bagaimana pun kita patut bangga dalam suratnya FIFA menghargai Presiden Jokowi. Saya menganggap perlu menyampaikan apa saja isi surat itu agar masyarakat bisa memahami persoalan yang terjadi," kata Dali Tahir di Jakarta, Senin (14/03/2016).

Dalam surat yang ditujukan kepada Menpora Imam Nahrawi tertanggal 11 April 2016 yang ditembuskan ke AFC dan PSSI itu, kata Dali, jelas disebutkan FIFA menyambut baik inisiatif pemerintah Indonesia memperkuat dan mengembangkan sepak bola di Indonesia, sebagaimana pula komitmen yang dimiliki FIFA. Dan, FIFA juga menanti untuk melanjutkan kerjasama yang sangat penting dengan pemerintah Indonesia sebagaimana juga dengan PSSI.

"Yang patut dicatat lagi yakni FIFA tidak pernah memastikan pertemuan dengan pemerintah Indonesia tetapi hanya meminta pemerintah Indonesia terlebih dahulu menyediakan rencana dan saran untuk menghadapi masalah dengan PSSI," jelasnya.

Permintaan rencana dan saran itu, kata Dali, hanya dijadikan FIFA sebagai informasi untuk memahami lebih jauh mengenai masalah dan solusi yang perlu diambil nantinya.

"Dari informasi itu lah FIFA yang sebelumnya sudah membentuk Tim Adhoc FIFA/PSSI baru bisa menetapkan apakah perlu menghadirkan para stakeholders lainnya di dalam meeting tersebut," ujarnya.

Sebelumnya juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, Kemenpora akan secepatnya menanggapi permintaan badan sepak bola dunia ini. “Kemenpora akan segera melakukan konsolidasi untuk membahas surat tersebut, berikut dengan sejumlah permintaan yang diinginkan oleh FIFA," pungkasnya. ***

wwwwww