Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton
Menunggu Komitmen Menpora

Bersikap Profesional, PSSi Sanggupi Permintaan Menpora

Bersikap Profesional, PSSi Sanggupi Permintaan Menpora
Ilustrasi PSSI vs Menpora.
Rabu, 16 Maret 2016 17:09 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- PSSI kembali memperlihatkan profesionalitasnya. Otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia itu siap memenuhi persyaratan yang diminta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi terkait dengan rencana menggelar kompetisi di tanah air. Langkah PSSI ini bukannya tanpa tujuan, karena PSSI menginginkan kompetisi sepakbola di Indonesia kembali berjalan dan demi bergeraknya roda sepak bola di lapisan masyarakat.

Presiden PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti sendiri sudah jengah dengan segala kekisruhan yang ada. Ia pun menanggapi positif apa yang telah diutarakan Menpora di salah satu media online nasional.

Bertempat di Komplek Olahraga Hambalang, Sentul, Bogor, Menpora Imam Nahrawi yang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu akan mengizinkan kompetisi digelar pada bulan April asal dengan memenuhi syarat yang ia ajukan.

? Jika memang apa yang diutarakan Menpora seperti berita yang ada media, kami siap lahir batin melaksanakan kompetisi demi masyarakat sepak bola Indonesia. Karena memang sudah sejak dulu kami ingin kompetisi segera bisa dimulai,?ujar La Nyalla kepada awak media.

Adapun persyaratan yang diajukan Menpora adalah, dirinya meminta PSSI dalam melaksanakan kompetisi semuanya harus berjalan dengan berprinsip pada FIFA Club Licensing Regulations. Menpora juga meminta PSSI melaksanakan kompetisi harus bersumber dan mengacu kepada aturan-aturan profesional.

Menpora juga mengeluarkan statement meminta kepada PSSI agar tidak mengulang kejadian musim lalu, di mana permintaan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tidak dipenuhi PSSI.?Pria asal Madura itu juga mengungkapkan persoalan pajak dan kontrak pemain menjadi sorotan Menpora. Menurut Imam, syarat tersebut harus dipenuhi sebelum kick-off kompetisi.

? Jelas kita akan lakukan itu semua dengan cara yang profesional, karena memang saya membentuk kepengurusan juga dengan landasan profesional. PSSI akan mengawal penuh PT Liga Indonesia sebagai operator yang akan menjalankan kompetisi di tanah air ini, kami akan lakukan profesionalisme itu namun tetap sesuai dengan aturan yang ada di sepak bola kita. Kami siap penuhi permintaan Menpora,? ujar La Nyalla.

Lalu apakah Menpora juga akan melunak dengan disanggupinya persyaratan yang diajukan ke PSSI?. Banyak kalangan masih meragukan sikap Imam Nahrawi yang selama ini memang sering bermanuver. Namun setidaknya banyak kalangan pecinta bola tanah air mendapat secercah harapan dengan adanya kesanggupan yang dilontarlkan Presiden PSSi Lanyalla Mahmud Matalliti tersebut. ***

wwwwww