Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Menyebabkan Kecelakaan Hingga Makan Korban, Dewan Minta Pemkab Inhil Lakukan Pembersihan Sampah di Perairan Guntung

Menyebabkan Kecelakaan Hingga Makan Korban, Dewan Minta Pemkab Inhil Lakukan Pembersihan Sampah di Perairan Guntung
Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, Edi Gunawan.
Jum'at, 18 Maret 2016 11:26 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Tiga hari yang lalu, tepatnya Rabu (16/3/2016) seorang bocah 4 tahun harus merenggang nyawa karena speedboad yang ditumpanginya terbalik akibat melanggar sampah di perairan Desa Penjuru menuju Sungai Guntung.

Melihat fenomena itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, Edi Gunawan meminta kepada Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air agar melakukan tindakan nyata dengan membersihkan sampah yang ada di perairan tersebut.

''Sepanjang parit itu banyak sampahnya, itu mengganggu sekali bagi kendaraan yang lewat, apalagi sudah sampai memakan korban,'' sebut pria yang akrab disapa Asun itu kepada GoRiau.com, Kamis (17/3/2016).

Dimulai dari Desa Kuala Selat, Penjuru hingga Sungai Guntung, dikatakannya itu adalah jalur yang ramai aktifitas setiap harinya, dimana banyak warga yang memakai jalur itu untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

''Itu jalur penting bagi warga, jadi Pemkab harus memprioritaskan pembersih disepanjang tempat itu. Jangan sampai ini dibiarkan terus menerus,'' tukas Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) itu.adv

Kategori:Metropolitan
wwwwww