Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
Ekonomi
11 jam yang lalu
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
2
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
3
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
Olahraga
23 jam yang lalu
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
4
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
4 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
5
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
1 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
6
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
4 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Zaskia Gotik Sebut Lambang Negara "Bebek Nungging", Mahyudin : Dia Tidak Berniat Menghina

Zaskia Gotik Sebut Lambang Negara Bebek Nungging, Mahyudin : Dia Tidak Berniat Menghina
Salah satu penampilan goyang itik Zaskia Gotik di televisi nasional. (net)
Jum'at, 18 Maret 2016 21:50 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI H. Mahyudin ST. MM, menyayangkan sikap penyanyi dangdut Sazkia Gotik, yang menjadikan simbol negara sebagai bahan lelucon. Karena sikap seperti itu tidak sepatutnya dilakukan, apalagi oleh seorang publik figur.

Keprihatinan itu disampaikan Mahyudin saat berada di Kampus B Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka, pada Jumat (18/03/2016) di Pasar Rebo Jakarta Timur.

Meski begitu Mahyudn meyakini tidak ada sedikitpun niatan Sazkia untuk menghina lambang negara. Peristiwa itu terjadi karena Sazkia tidak paham bagaimana meletakkan lambang negara.

"Niatnya kan pasti mau bikin guyonan, tapi jadi tidak bermutu," kata Mahyudin menambahkan.

Hal ini, kata Mahyudin harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama para selebritis yang selalu menghibur masyarakat. Dengan harapan tidak lagi ada yang memperolok simbol negara, meski dengan tujuan menghibur.

"Ini menjadi tantang bagi MPR agar terus mensosialisasikan empat pilar, seperti halnya dulu kita menerima materia P4," kata Mahyudin lagi. (**/dnl)

wwwwww