Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Zaskia Gotik Sebut Lambang Negara "Bebek Nungging", Mahyudin : Dia Tidak Berniat Menghina

Zaskia Gotik Sebut Lambang Negara Bebek Nungging, Mahyudin : Dia Tidak Berniat Menghina
Salah satu penampilan goyang itik Zaskia Gotik di televisi nasional. (net)
Jum'at, 18 Maret 2016 21:50 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI H. Mahyudin ST. MM, menyayangkan sikap penyanyi dangdut Sazkia Gotik, yang menjadikan simbol negara sebagai bahan lelucon. Karena sikap seperti itu tidak sepatutnya dilakukan, apalagi oleh seorang publik figur.

Keprihatinan itu disampaikan Mahyudin saat berada di Kampus B Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka, pada Jumat (18/03/2016) di Pasar Rebo Jakarta Timur.

Meski begitu Mahyudn meyakini tidak ada sedikitpun niatan Sazkia untuk menghina lambang negara. Peristiwa itu terjadi karena Sazkia tidak paham bagaimana meletakkan lambang negara.

"Niatnya kan pasti mau bikin guyonan, tapi jadi tidak bermutu," kata Mahyudin menambahkan.

Hal ini, kata Mahyudin harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama para selebritis yang selalu menghibur masyarakat. Dengan harapan tidak lagi ada yang memperolok simbol negara, meski dengan tujuan menghibur.

"Ini menjadi tantang bagi MPR agar terus mensosialisasikan empat pilar, seperti halnya dulu kita menerima materia P4," kata Mahyudin lagi. (**/dnl)

wwwwww