Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Mabes Polri Gerebek SMP di Rumbai, Ibu-ibu Histeris Minta Masuk Lihat Kondisi Anaknya

Mabes Polri Gerebek SMP di Rumbai, Ibu-ibu Histeris Minta Masuk Lihat Kondisi Anaknya
Warga masih menunggu penggeledahan polisi di SMP (Foto: Chairul Hadi)
Senin, 21 Maret 2016 22:35 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Penggerebekan yang dilakukan oleh Mabes Polri dan Polresta Pekanbaru, Riau, Senin (21/3/2016) malam di sebuah sekolah SMP Islam Plus di Jalan Pembina, Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, diduga menargetkan seorang bandar narkoba besar.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com, orang itu berada di SMP Islam Plus tersebut. Diduga, yang bersangkutan ini ada kaitan dengan pengungkapan 46 kilogram sabu-sabu dan 200 ribu butir pil ekstasi yang disita Direktorat Divisi Satnarkoba Mabes Polri.

Penangkapan tersebut dilakukan disalah satu rumah kontrakan bertempat di Komplek Bumi Citra Lestari (BCL), Jalan Jendral Sudirman, Kampung Wanacala Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (18/3/2016) lalu.

Penelusuran di lokasi, tak satupun warga yang kenal dengan sosok yang disebut-sebut jadi incaran Mabes Polri ini. "Nggak kenal, yang jelas SMP-nya sudah beroperasi belum sampai satu tahun ini. SMP ini kayak pesantren, muridnya menginap di sini," ungkap Nuri, warga setempat.

Tampak beberapa orang ibu-ibu yang anaknya bersekolah disini menangis histeris, melihat SMP tersebut digerebek polisi bersenjata lengkap. Mereka memohon kepada aparat supaya membiarkan mereka masuk dengan tujuan memastikan kondisi anaknya.

Sampai berita ini diturunkan, belasan polisi terlihat masih melakukan penyisiran di area gedung. Dikabarkan kalau target operasi tersebut berhasil lolos melalui pintu belakang, lalu menghilang disekitar Sungai Pengambang, persis dibelakang sekolah. ***

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww