Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
Ekonomi
11 jam yang lalu
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
2
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
3
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
Olahraga
24 jam yang lalu
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
4
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
4 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
5
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
2 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
6
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
4 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Partai Hanura Anggap Blusukan Jokowi ke Hambalang Tidak Menyinggung SBY

Partai Hanura Anggap Blusukan Jokowi ke Hambalang Tidak Menyinggung SBY
Presiden Joko Widodo saat blusukan ke Hambalang. (Okezone)
Senin, 21 Maret 2016 15:22 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bermaksud menyindir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala blusukan ke proyek Hambalang.

"Ini bukan sindiran, tapi Jokowi tentu ingin menyelamatkan asset negara yang selama ini dinilai tidak jelas kelanjutannya dan terlantar," ujar Dadang saat dihubungi melalui telephone selulernya, Senin (21/3/2016).

Untuk itu Dadang yang saat ini sedang melakukan kegiatan reses di dapilnya, sangat mengapresiasi langkah Jokowi ini. Terkait keinginan dilanjutkannya kembali proyek Hambalang, ia menganggap masih perlu kajian teknis lebih dalam.

"Tentunya KemenPUPR harus melakukan kajian teknis sejauhmana kelayakan bangunan di kompleks hambalang ini. Terutama berkenaan dengan kondisi tanah yang dikatakan labil," katanya.

Diketahui, saat SBY menggelar safari dengan tema SBY Tour De Java, Presiden Jokowi memilih blusukan ke proyek Hambalang. Sontak spekulasi berkembang di masyarakat.

Kunjungan Jokowi ke Hambalang adalah sentilan untuk SBY. Pasalnya sejumlah politisi Partai Demokrat terseret kasus korupsi dari proyek ini. Nazarudin, Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng dan Angelina Sondakh. ***

wwwwww