Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Partai Hanura Anggap Blusukan Jokowi ke Hambalang Tidak Menyinggung SBY

Partai Hanura Anggap Blusukan Jokowi ke Hambalang Tidak Menyinggung SBY
Presiden Joko Widodo saat blusukan ke Hambalang. (Okezone)
Senin, 21 Maret 2016 15:22 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bermaksud menyindir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala blusukan ke proyek Hambalang.

"Ini bukan sindiran, tapi Jokowi tentu ingin menyelamatkan asset negara yang selama ini dinilai tidak jelas kelanjutannya dan terlantar," ujar Dadang saat dihubungi melalui telephone selulernya, Senin (21/3/2016).

Untuk itu Dadang yang saat ini sedang melakukan kegiatan reses di dapilnya, sangat mengapresiasi langkah Jokowi ini. Terkait keinginan dilanjutkannya kembali proyek Hambalang, ia menganggap masih perlu kajian teknis lebih dalam.

"Tentunya KemenPUPR harus melakukan kajian teknis sejauhmana kelayakan bangunan di kompleks hambalang ini. Terutama berkenaan dengan kondisi tanah yang dikatakan labil," katanya.

Diketahui, saat SBY menggelar safari dengan tema SBY Tour De Java, Presiden Jokowi memilih blusukan ke proyek Hambalang. Sontak spekulasi berkembang di masyarakat.

Kunjungan Jokowi ke Hambalang adalah sentilan untuk SBY. Pasalnya sejumlah politisi Partai Demokrat terseret kasus korupsi dari proyek ini. Nazarudin, Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng dan Angelina Sondakh. ***

wwwwww