Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Kota Padang Masih Butuh Hotel, Wako: Mari Investasi Disini

Kota Padang Masih Butuh Hotel, Wako: Mari Investasi Disini
Wako Padang H. Mahyeldi bersama mantan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko. (Humas)
Sabtu, 26 Maret 2016 07:54 WIB

PADANG – Kota Padang menjadi daerah kunjungan pertama bagi wisatawan yang ke Sumatera Barat. Selain sebagai ibukota provinsi Sumatera Barat, Kota Padang merupakan daerah yang memiliki objek wisata yang cukup menarik. Tak heran jika investasi di bidang perhotelan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Padang.

“Sebagai Walikota Padang, saya memberikan dukugan kepada invetasi hotel, sehingga nantinya kunjungan ke Kota Padang semakin meningkat,” ujar Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo kepada wartawan, usai menerima kehadiran mantan Panglima TNI, Moeldoko di salah satu hotel di kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (24/3/2016).

Dibutuhkannya hotel di Padang menurut Mahyeldi karena daerahnya tengah mengembangkan wisata keluarga yang ramah dan nyaman. Sehingga nantinya mereka yang datang ke Padang dapat menginap dan membelanjakan uangnya di Padang.

Mahyeldi melihat, saat ini di Padang juga telah berdiri hotel syariah. Hotel ini menjadi pilihan bagi sejumlah tamu yang datang.

“Di Padang sudah berdiri hotel syariah, pernah suatu kali warga Malaysia datang ke Padang dan memilih hotel syariah yang kita miliki,” ungkapnya.

Hal ini juga telah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata serta Balai POM. Walikota berharap, ke depannya akan lebih banyak lagi hotel syariah yang tumbuh di Kota Padang.

“Mudah-mudahan dengan berkembangnya hotel syariah akan menjadi bagian dalam mendukung pembangunan Kota Padang,” sebut Walikota.

Alasan lain dibutuhkannya investasi perhotelan karena Padang akan menjadi tuanrumah sejumlah agenda berskala nasional maupun internasional. Karena itu perlu kesiapan, seperti tempat menginap dan lainnya. “Kita akan menjadi tuanrumah agenda besar, tentu butuh tempat menginap representatif,” pungkasnya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww