Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Wako Padang Beritahu Anggota DPR RI, Kerugian Akibat Banjir Capai Rp 30 Miliar

Wako Padang Beritahu Anggota DPR RI, Kerugian Akibat Banjir Capai Rp 30 Miliar
Wako Padang H. Mahyeldi bersama anggota DPR RI memberikan bantuan pada korban banjir. (Humas)
Sabtu, 26 Maret 2016 21:14 WIB

PADANG - Kerugian akibat banjir di Padang beberapa waktu lalu mencapai Rp 30 miliar. Hal ini dikatakan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo di sela-sela penyerahan bantuan kepada korban banjir di Kampung Jambak, Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (25/3/2016).

"Kerugian tersebut meliputi prasarana jalan serta jembatan, peralatan milik PDAM, barang elekteronik dan pertanian," ujar Walikota.

Mahyeldi menyebut, usai banjir lalu, saluran air banyak yang tertimbun dan tersumbat lumpur. Hal ini mesti ditangani cepat dengan cara dibersihkan. "Belajar dari musibah ini kita akan menata ulang saluran air," sebutnya.

Di sisi lain, Walikota Padang telah menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari. Terhitung sejak Selasa (22/3) hingga Selasa (29/3). Kemudian setiap sore hari dilakukan evaluasi di Posko Utama di Palanta kediaman Walikota Padang di jalan A. Yani 11.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Sumatera Barat, Hermanto, memberikan bantuan kepada korban banjir di Kampung Jambak, Batipuh Panjang, Kecamata Koto Tangah. Sebanyak 1 ton beras didistribusikan kepada warga.

"Saya tergerak hati membantu saudara kita yang terkena musibah. Hari ini kita berikan bantuan dengan harapan dapat meringankan derita mereka," kata Hermanto.

Pada lokasi bencana ini, dua posko bantuan didirikan. Selain Hermanto, Baznas Kota Padang bersama Bulog dan Dinsosnaker Kota Padang juga berpartisipasi menurunkan bantuan. Kebutuhan seperti minyak goreng, gula, sarden dan lainnya mencukupi kebutuhan warga yang menjadi korban banjir.

Walikota Padang menyambut baik uluran tangan dari anggota DPR RI yang memberikan bantuan. Walikota berharap dengan bantuan yang diberikan, anggota DPR RI lainnya ikut tergerak hati membantu warga Padang yang kebanjiran. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww