Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Badminton

China Nabrak Kapal Indonesia di Natuna, Oesman Sapta: Kenapa Harus Takut

China Nabrak Kapal Indonesia di Natuna, Oesman Sapta: Kenapa Harus Takut
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta. (Legislatif.co)
Senin, 28 Maret 2016 15:54 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta menegaskan, agar Indonesia benar-benar bertindak tegas dengan kelakuan China di Pulau Natuna.

Hal tersebut ia ungkapkan usai menerima delegasi dari Brazil di ruang kerjanya, Komplek DPR/MPR, Senayan Jakarta, Senin (28/03/2016).

Menurut Oesman, Negara Indonesia dalam hal ini pihak pemerintah dan aparat TNI harus siap dan tegas dalam menjaga NKRI. "Kenapa harus takut, apapun yang berhubungan dengan kedaulatan bangsa, kedaulatan negara, hajar saja," jelas Oesman.

Namun dirinya mengaku saat ini dirinya belum tau persis apa sebenarnya yang terjadi disana. "Ya kita baru mendengar dan membaca dari media. Kalau ditanya apa yang akan dilakukan MPR, tentu kita harus mendapat penjelasan resmi terlebih dahulu dari pihak pemerintah dan TNI," tukasnya.

Namun demikian, dirinya tetap menghimbau agar pemerintah dan TNI tidak hanya berdiam diri tetap menjaga kedaulatan NKRI.

"Kalau sudah bicara NKRI jangan bilang kita harus nakutin-nakutin, tapi yang bebar kita jangan takut. Kita harus menjaga wilayah kita dari tindakan-tindakan yang merugikan negara, kita punya AL dengan kekuatan lautnya, kita punya AU dengan kekuatan udaranya, kita juga punya AD untuk didaratan dan kita punya media tho? Nah tugas media juga harus ikut menjaga dengan pemberitanya," ucap Oesman yang disambut tepuk riuh para wartawan. ***

wwwwww