Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Kota Pangkalan Kerinci Hasilkan Sampah Rumah Tangga 120 Ton Per Hari

Kota Pangkalan Kerinci Hasilkan Sampah Rumah Tangga 120 Ton Per Hari
Ilustrasi
Sabtu, 02 April 2016 07:55 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Meskipun Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, tergolong kota kecil, namun produksi sampah rumah tangga yang dihasilkan jumlahnya sangat fantastis. Kota Pangkalan Kerinci hasilkan sampah sebanyak 120 ton per hari.

Dikatakan Sekretaris Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan (TKKP) Pelalawan, Nur Hamdi, jumlah tersebut belum termasuk sampah yang tidak terangkut oleh petugas.

"Berkemungkinan, sampah produksi rumah tangga itu jumlahnya diatas 120 ton per hari," sebutnya.

Nur Hamdi menjelaskan, volume sampah menunjukan peningkatan setiap bulannya. "Untuk tahun lalu, belum sampai 100 ton yang diangkut dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kemang," ungkapnya.

Menurut Nur Hamdi, jumlah sampah saat ini dinilai masih diambang batas kewajaran. "Tentunya, sampah yang jumlahnya setiap waktu bertambah ini, disiasati dengan berbagai cara," tandasnya, kemarin.(***)

Kategori:PON, Badminton
wwwwww